Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Zita Anjani berharap, agar Pemerintah Provinsi Jakarta tidak kembali memperpanjang masa Pembatasan Sosial Bersakala Besar (PSBB). Menurutnya, jika penerapan PSBB di ibu kota secara berkelanjutan akan berdampak buruk bagi keuangan seluruh Indonesia.
Politikus PAN itu mengutarakan, harapan agar PSBB di Jakarta tahap ketiga ini menjadi yang terakhir, mengingat denyut perekonomian Indonesia ada pada Jakarta.
"Kita ini lokomotif ekonomi nasional, kalau Jakarta tidak bergerak, se-Indonesia bakal menjerit," ujar Zita, Kamis (21/5).
Advertisement
Zita mengapresiasi langkah Gubernur Anies Baswedan saat kembali memperpanjang masa PSBB sejak 22 Mei hingga 4 Juni. Ia pun memahami betul langkah ini patut diambil untuk memaksimalkan penurunan kurva penularan virus Corona di Jakarta.
Namun begitu, menurut Zita, Pemprov tidak bisa terus menerus memberi pilihan antara hidup di rumah sementara ekonomi dalam kondisi cekak. Untuk itu, ia meminta agar pemerintahan yang dikomandoi Anies itu segera menggaungkan tatanan kehidupan normal baru kepada warga untuk meningkatkan kesadaran mereka tentang pentingnya protokol kesehatan.
"Tidak bisa kita dikasih hanya 2 pilihan, di rumah mati di luar mati. Kita perlu adaptasi dan inovasi. Harus ada jalan tengah yang mengakomodir kesehatan dan juga perut," tandasnya.