Nongkrong di Bawah Skybrigde, Delapan 'Opang' Diangkut Petugas Dishub

Harlem mengatakan, penertiban di bawah Skybrigde Tanah Abang dilakukan guna melancarkan arus lalu lintas. Saat melakukan penertiban, para petugas kerap mendapat perlawanan dari para opang. Mereka melawan karena merasa sebagai warga sekitar.

Lia Harahap
Oleh Lia Harahap - Reporter
Nongkrong di Bawah Skybrigde, Delapan 'Opang' Diangkut Petugas Dishub
Skybridge Tanah Abang. ©2018 Merdeka.com/Arie Basuki

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Pusat menertibkan ojek pangkalan (opang) di bawah Jembatan Penyeberangan Multiguna (JPM) Skybrigde Tanah Abang, Jakpus. Hari ini, ada delapan ojek pangkalan yang diamankan petugas.

"Kita tertibkan delapan opang. Semua kita angkut untuk dibawa ke kantor Sudinhub Jakarta Pusat guna diberikan tilang oleh petugas kepolisian yang telah menunggu," ucap Kepala Sudinhub Jakpus, Harlem Simanjuntak di Jakarta. Demikian dikutip dari Antara, Jumat (14/12).

Harlem mengatakan, penertiban rutin dilakukan guna melancarkan arus lalu lintas. Saat melakukan penertiban, para petugas kerap mendapat perlawanan dari para opang. Mereka melawan karena merasa sebagai warga sekitar.

"Kita lakukan dengan tindakan tegas, walaupun mereka warga sekitar jika mereka salah ya tetap kita tertibkan," tegas Harlem.

JPM Tanah Abang atau 'skybridge'telah dibuka untuk umum sebagai tahapan uji coba pada awal Desember 2018. Para petugas menertibkan baik pedagang kaki lima maupun kendaraan yang masih memenuhi Jalan Jatibaru Raya tersebut demi mencapai ketertiban lalu lintas.

Keberadaan JPM juga memudahkan warga dalam mengakses transportasi umum karena sudah integrasi dengan kereta rel listrik, bus Transjakarta, dan mikro bus yang tergabung dalam Jak Lingko.

Rekomendasi