Air kali Krukut kembali naik, warga Kemang was-was digenangi banjir

Terdapat sampah-sampah yang berada di pinggiran kali tersebut.

Adriana Megawati
Oleh Adriana Megawati - Reporter
Air kali Krukut kembali naik, warga Kemang was-was digenangi banjir
Kemang usai diterjang banjir. ©2016 Merdeka.com

Banjir yang menggenangi kawasan Kemang, Jakarta Selatan, pada akhir pekan kemarin hari ini mulai surut. Kawasan itu sebelumnya diterjang banjir sekitar 50 sentimeter akibat diguyur hujan deras pada Sabtu (27/8) malam.Pantauan merdeka.com, walaupun air telah surut, namun bekas lumpur masih menghiasi jalanan sekitar Taman Kemang yang berbatasan dengan Kemang Village, Jakarta Selatan. Para petugas kebersihan yang berada di kawasan Kemang Village, nampak sedang menyapu halaman parkir motor yang berada di basement."Yah, sudah surut mbak airnya. Kemarin aja udah surut airnya. Ya itu gara-gara tanggul jebol, airnya jadi luber," ucap Suyatna (53) pekerja kebersihan yang berada di Kemang Village, Jakarta Selatan, Selasa (30/8).Suyatna mengatakan, akibat tanggul jebol Kali Krukut perumahan elite di kawasan Kemang terendam banjir sekitar setengah meter hingga satu meter. "Kemarin sekitar setengah meter rendam daerah sini, ya tapi sekarang sudah surut," kata dia.Terlihat, Kali Krukut memiliki lebar sekitar 2 meter saja. Terdapat sampah-sampah yang berada di pinggiran kali tersebut. Air kali juga sudah mulai meninggi, dan apabila curah hujan tinggi akan mengakibatkan banjir kembali."Ya mudah-mudahan nanti jangan hujan, kalau hujan banjir lagi. Tadi mbak lihat juga kan, air di kalinya sudah tinggi," kata Suyatna.

Kawasan Kemang usai diterjang banjir ©2016 Merdeka.com

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama menilai banjir yang terjadi di Kawasan Kemang, Jakarta Selatan pada Sabtu malam, salah satunya karena penyempitan Kali Krukut di sekitar lokasi. Penyempitan ini dikarenakan banyak bangunan mewah yang dibangun di pinggiran kali.

Rekomendasi