Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama tengah beracara di Mahkamah Konstitusi terkait aturan petahana wajib cuti dalam Undang-Undang Pilkada. Ketua DPP Gerindra Habiburokhman menilai, sebaiknya dia tetap cuti saat kampanye.Basuki atau akrab disapa Ahok tidak terima dengan pernyataan tersebut dan menantang Habiburokhaman untuk beradu argumen di MK, bukan hanya di media."Makanya, debat sama Habiburokhman jangan di media deh. Makanya itu kenapa aku bawa ke Mahkamah Konstitusi. Kalau bawa ke media, dia mah menang melulu," katanya di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (23/8).Bahkan, mantan Bupati Belitung Timur ini mengungkit pernyataan Habiburokhman yang ingin loncat dari Monas jika Teman Ahok mampu mengumpulkan dukungan 1 juta KTP. Namun, ternyata ucapan itu tak kunjung dilakukan."Maunya menang melulu kan? Bilangnya mau loncat dari Monas, kita sudah ajarin dia. Coba sekarang, orang mau iseng, cek lagi itu KTP, asli enggak KTP satu juta? Dia loncat enggak? Enggak," tegasnya.Ahok menilai, Habiburokhman telah pesimis dengan upaya partai berlambang kepala garuda itu untuk menjegalnya. Sehingga segala usaha akan terus dilakukan."Minimal kasih tahu dia, saya ke sana tanpa pengacara, supaya kalau lawan dia tuh enak gitu. Iya kan?" tutupnya.
Kesal, Ahok tantang Habiburokhman debat di MK
Ahok juga mengungkit Habiburokhman yang ingin loncat dari Monas jika Teman Ahok mampu mengumpulkan dukungan 1 juta KTP,
Advertisement
Rekomendasi