Rekonstruksi di Rutan Salemba, Anwar dan istri peragakan 36 adegan

Rekonstruksi ini diwarnai hujan lebat

Fikri Faqih
Oleh Fikri Faqih - Reporter
Rekonstruksi di Rutan Salemba, Anwar dan istri peragakan 36 adegan
rekonstruksi kaburnya anwar di rutan Salemba. ©2016 Merdeka.com/fikri faqih

Direktorat Reserse dan Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya melakukan rekonstruksi ulang terkait kaburnya Anwar alias Rizal dari Rutan Salemba, Jakarta Pusat. Rekonstruksi ini dilakukan dalam dua bagian‎.Kedua bagian tersebut adalah saat istri Anwar, Ade Irma Suryani datang membesuk pada Rabu 6 Juli 2016 atau hari pertama lebaran. Kemudian bagian kedua saat Anwar kabur saat istrinya kembali menjenguk di Lebaran kedua pada Kamis 7 Juli 2016.Saat akan memasuki bagian akhir rekonstruksi, hujan deras mengguyur kawasan Rutan Salemba. Namun, polisi tetap melanjutkan adegan saat Anwar dan Ade keluar dari rutan dan menyetop bajaj untuk pergi.Kepala Subdit Resmob Polda Metro Jaya AKBP Budi Hermanto mengatakan, dalam rekonstruksi ini setidaknya ada 36 adegan yang diperagakan Anwar dan Ade."Ada 36 adegan. Semua dibantu pihak Rutan Salemba. Rekonstruksi ini berjalan lancar, tersangka Ade dan Anwar melaksanakan reka adegan dengan baik dan lancar," kata Budi di Rutan Salemba, Jakarta Pusat, Minggu (17/7).Dia menambahkan, rekonstruski ini diperlukan dalam penyidikan kasus ini. Terutama untuk melengkapi berkas acara pemeriksaan terhadap tersangka Ade.‎"Ini untuk melengkapi berkas acara. Untuk Anwar kita jadikan saksi," terangnya.Seperti diketahui, Anwar alias Rizal kabur dari Rutan Salemba saat hari kedua Lebaran, Kamis 7 Juli 2016. Terpidana kasus dugaan pemerkosaan dan pembunuhan siswi MTs itu kabur dengan menyamar sebagai wanita dan menggunakan gamis serta jilbab panjang pemberian istrinya, Ade Irma.Sekitar seminggu kemudian, polisi berhasil menciduk kembali terpidana penjara seumur hidup tersebut di kawasan Jasinga, Bogor, Jawa Barat tanpa perlawanan. Sementara, Ade juga ditetapkan sebagai tersangka oleh polisi karena diduga membantu suaminya melarikan diri. Karena ancaman hukumannya hanya dua tahun penjara, maka Ade tidak ditahan.

Rekomendasi