Kakanwil Kemenkum HAM akui Anwar kabur karena minim sipir & CCTV

Saat itu hanya ada 27 sipir dibantu 76 petugas administrasi, sementara membesuk capai 4.000.

Anisyah Al Faqir
Oleh Anisyah Al Faqir - Reporter
Kakanwil Kemenkum HAM akui Anwar kabur karena minim sipir & CCTV
Rilis penangkapan Anwar. ©2016 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM DKI Jakarta, Endang Sudirman mengakui kaburnya Anwar bin Kiman alias Rizal karena sejumlah rutan termasuk Salemba kekurangan sipir. Padahal, saat padat pembesuk seperti Lebaran kemarin, mereka telah dibantu petugas administrasi."Yang menjaga kan 27 orang itu petugas pengamanan pada hari itu. Tambahan 76 itu kan yang mulai dari depan, yang daftar sampai ke dalam ngelihatin," kata Endang di Polda Metro Jaya, Jumat (15/7).Endang menuturkan, dari sejumlah sipir yang bertugas saat itu, hanya ada 7-8 yang standby berjaga di gerbang. Sementara keluarga narapidana yang berkunjung jumlahnya lebih dari 4.000."Pada saat hari raya itu kan ada harapan besar baik dari penghuni atau pengunjung ini. Kalau kita batasi sampai sesulit-sulitnya, mungkin timbul masalah," ungkap Endang."Ini kan kejadian sudah hampir berapa puluh tahun, kejadian pertama untuk meloloskan. Menyamar pertama ini," tambahnya.Selain kurangnya penjagaan, diakuinya fasilitas CCTV di Salemba masih minim. Dia mengaku sudah meminta penambahan tapi lagi-lagi terkendala dana."Sudah, sudah, sudah kita (rencanakan). Nah anggarannya nanti dari kementerian hukum dan HAM," pungkas Endang.

Rekomendasi