Malam takbiran, Kapolda Metro Jaya antisipasi tawuran warga & konvoi

Kapolda Metro Jaya juga mengingatkan potensi kerawanan karena penggunaan petasan.

Fikri Faqih
Oleh Fikri Faqih - Reporter
Malam takbiran, Kapolda Metro Jaya antisipasi tawuran warga & konvoi
Malam takbir di Bundaran HI. ©2015 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Polda Metro Jaya menggelar apel pengamanan malam takbiran, Selasa (5/7). Apel dipimpin langsung Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Moechgiyarto. Kapolda menuturkan, takbiran merupakan tradisi bagi umat muslim menjelang Hari Raya Idul Fitri sehingga jajaran kepolisian perlu melakukan pengamanan agar kegiatan takbiran berjalan lancar.

"Karena kegiatan tersebut (takbiran) memiliki potensi kerawanan yang cukup tinggi dan dampak terhadap adanya gangguan kamtibmas," katanya saat memberikan pengarahan di Lapangan Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (5/7).

Dia memaparkan, beberapa potensi kerawanan yang harus diantisipasi. Mulai dari konvoi yang menggunakan kendaraan roda empat maupun dua. Masyarakat yang melakukan konvoi kendaraan berpotensi melakukan pelanggaran, menimbulkan kemacetan dan kecelakaan lalu lintas.

"Potensi kerawanan lainnya adalah penggunaan petasan dan kembang api, selain membahayakan diri sendiri dan orang lain, juga dapat mengakibatkan terjadinya kebakaran serta tawuran antar warga," terang polisi berbintang dua ini.

Moechgiyarto mengungkapkan, pelaksanaan apel pergeseran pasukan dalam rangka pengamanan malam takbir ini merupakan salah satu bentuk kesiapsiagaan Polda Metro Jaya dalam mengantisipasi potensi kerawanan yang ada. Serta dalam rangka mengemban tugas untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat

"Sehingga pelaksanaan kegiatan malam takbir dapat berjalan dengan penuh khidmat, aman, tertib dan lancar," tutupnya.

Rekomendasi