Fakta-fakta mengerikannya Metro Mini di Jakarta

"Sopirnya baru 2 bulan megang Metro Mini, dia memang ceroboh dan nggak sabaran," kata Ling.

Rizky Andwika
Oleh Rizky Andwika - Reporter
Fakta-fakta mengerikannya Metro Mini di Jakarta
Kecelakaan Metro Mini dengan motor. ©twitter.com/TMCPoldaMetro

Kecelakaan Metro Mini kembali terjadi di perlintasan kereta Muara Angke, Jakarta Barat, kemarin. Kali ini, Metro Mini B 7760 FFD menerabas pintu perlintasan kereta sehingga ditabrak KRL dan merenggut 18 korban jiwa. Keluarga Agus Muhammad Irfan (37), kernet Metro Mini 80 jurusan Kalideres-Grogol bernopol B 7760 FD yang ditabrak KRL Commuter Line, mendatangi Rumah Sakit Sumber Waras.

Mereka datang untuk mengambil jenazah Agus, salah satu korban tewas insiden kecelakaan maut di perlintasan Muara Angke, Jakarta Barat.Paman Agus, Ling (39) menceritakan, sopir Metro Mini Asmadi (34) memang dikenal ceroboh dan tidak sabar. Asmadi juga belum lama menjadi sopir Metro Mini. "Sopirnya baru 2 bulan megang Metro Mini, dia memang ceroboh dan nggak sabaran," kata Ling di Rumah Sakit Sumber Waras, Jakarta, Minggu (6/12).Karena sudah tahu sifat Asmadi, Ling yang sehari-hari bekerja sebagai sopir angkutan umum ini mengingatkan keponakannya untuk tidak ikut Asmadi. Namun imbauan itu tak digubris."Saya terakhir ketemu semalam. Saya minta dia supaya hari ini tidak masuk kerja, tapi dia tetap narik," kata Ling.Peristiwa teledor supir Metro Mini bukanlah pertama kali terjadi.

Sebelumnya, akibat berkendara ugal-ugalan, sebuah Metro Mini 07 bernopol B 7708 EH jurusan Senen - Semper menabrak sebuah bus PPD 43 bernopol B 7301 BF jurusan Tanjung Priok - Cililitan di Jalur Busway Jalan Yos Sudarso, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (2/8). Akibatnya, sejumlah penumpang Metro Mini pun menjadi korban luka-luka dalam kejadian tersebut.

Menurut Sukriah (70), salah satu penumpang Metro Mini yang merintih karena kakinya terkilir akibat kejadian, tabrakan berawal dari sopir Metro Mini 07 yang melaju dengan kecepatan tinggi serta dengan ugal-ugalan dalam berkendara."Sopir Metro Mini bawa bus nya ugal-ugalan. Saat kejadian, saya sempat terpental dari bangku saya ke bangku sopir bus," Kata Sukriah, Minggu (2/7).Peristiwa sopir ugal-ugalan juga pernah terjadi di Jalan Meruya, Jakarta Barat.

Kini,sebuah Metro Mini 92 bernopol B 7797 DG jurusan Joglo-Grogol rusak diamuk massa. Warga geram lantaran Metro Mini tersebut ugal-ugalan dan menabrak pengendara motor hingga luka-luka."Kejadian sekitar pukul 18.00 WIB. TKP Jalan Meruya Utara, Kembangan," kata Wakasat Lantas Polrestro Jakarta Barat Kompol Budiono, saat dihubungi, Kamis (5/6).Seusai menabrak sepeda motor bernomor polisi B 3409 BLG yang dikendarai Imam (17) yang merupakan anak ketua RT 2/3 Afendi, pengemudi bus yang belum diketahui identitasnya, meninggalkan Metro Mini. Warga yang kesal dengan ulah sopir ugal tersebut kemudian merusak bus dengan memecahkan kaca.Korban yang merupakan warga Jalan Kamboja RT 02 RW 03 Meruya Utara, Kembangan kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Permata Hijau. Korban diketahui mengalami luka memar di bagian kaki dan tangan.Sementara itu, salah seorang saksi, tukang ojek, Sani (51) mengatakan, usai menabrak, warga kemudian merazia Metro Mini B 92 yang lewat di Jalan Meruya. Tidak hanya merazia, mereka juga merusak karena geram."Tadi bus yang dari arah Joglo dipecahin kacanya di depan Carrefour," ujar Sani.Ternyata, peristiwa mengerikan Metro Mini bukanlah hanya akibat dari lalainya sang sopir. Keadaan Metro Mini yang memprihatinkan juga menjadi penyebabnya. Bus Metro Mini 69 bernopol B 7114 WK jurusan Ciledug-Blok M, pernah menabrak depan sekolah Madrasah Tsanawiyah Annajah di Jalan Ciledug Raya Petukangan Utara, Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

Diduga bus mengalami rem blong."Remnya blong mas, yah jadi susah untuk kendalinya. Nabrak dah," kata saksi mata kepada merdeka.com di lokasi, Jaksel, Selasa (19/8) malam.Dia mengatakan, pada saat kejadian bus tersebut sedang berhenti untuk mengoper para penumpang ke bus lain. Nahas, rem Metro Mini tiba-tiba tidak dapat berfungsi."Pas rem blong. Untungnya enggak ada penumpang. Soalnya, penumpangnya kan sudah dialihin ke bus lain," ucapnya.

Rekomendasi