Ojek online semakin marak, peminat angkutan umum turun drastis

Peminat angkutan umum seperti bajaj menurun hingga 40 persen sedangkan taksi 30 persen dan bus 30 persen.

Debby Restu Utomo
Oleh Debby Restu Utomo - Editor
Ojek online semakin marak, peminat angkutan umum turun drastis
Sejumlah pengemudi ojek online melintas di kawasan Semanggi, Jakarta, Kamis (8/10). Ketua DPD Organda DKI mencatat adanya penurunan penumpang angkutan umum hampir seluruh transportasi. Penumpang bajaj menurun hingga 40 persen, taksi 30 persen dan bus 30 persen. ©2015 merdeka.com/muhammad luthfi rahman
1 dari 6 halaman
Ojek online semakin marak, peminat angkutan umum turun drastis
Sejumlah pengemudi ojek online melintas di kawasan Semanggi, Jakarta, Kamis (8/10). Ketua DPD Organda DKI mencatat adanya penurunan penumpang angkutan umum hampir seluruh transportasi. Penumpang bajaj menurun hingga 40 persen, taksi 30 persen dan bus 30 persen. ©2015 merdeka.com/muhammad luthfi rahman
2 dari 6 halaman
Ojek online semakin marak, peminat angkutan umum turun drastis
Sejumlah pengemudi ojek online melintas di kawasan Semanggi, Jakarta, Kamis (8/10). Ketua DPD Organda DKI mencatat adanya penurunan penumpang angkutan umum hampir seluruh transportasi. Penumpang bajaj menurun hingga 40 persen, taksi 30 persen dan bus 30 persen. ©2015 merdeka.com/muhammad luthfi rahman
3 dari 6 halaman
Ojek online semakin marak, peminat angkutan umum turun drastis
Sejumlah pengemudi ojek online melintas di kawasan Semanggi, Jakarta, Kamis (8/10). Ketua DPD Organda DKI mencatat adanya penurunan penumpang angkutan umum hampir seluruh transportasi. Penumpang bajaj menurun hingga 40 persen, taksi 30 persen dan bus 30 persen. ©2015 merdeka.com/muhammad luthfi rahman
4 dari 6 halaman
Ojek online semakin marak, peminat angkutan umum turun drastis
Sejumlah pengemudi ojek online melintas di kawasan Semanggi, Jakarta, Kamis (8/10). Ketua DPD Organda DKI mencatat adanya penurunan penumpang angkutan umum hampir seluruh transportasi. Penumpang bajaj menurun hingga 40 persen, taksi 30 persen dan bus 30 persen. ©2015 merdeka.com/muhammad luthfi rahman
5 dari 6 halaman
Ojek online semakin marak, peminat angkutan umum turun drastis
Sejumlah pengemudi ojek online melintas di kawasan Semanggi, Jakarta, Kamis (8/10). Ketua DPD Organda DKI mencatat adanya penurunan penumpang angkutan umum hampir seluruh transportasi. Penumpang bajaj menurun hingga 40 persen, taksi 30 persen dan bus 30 persen. ©2015 merdeka.com/muhammad luthfi rahman
6 dari 6 halaman
Ojek online semakin marak, peminat angkutan umum turun drastis
Sejumlah pengemudi ojek online melintas di kawasan Semanggi, Jakarta, Kamis (8/10). Ketua DPD Organda DKI mencatat adanya penurunan penumpang angkutan umum hampir seluruh transportasi. Penumpang bajaj menurun hingga 40 persen, taksi 30 persen dan bus 30 persen. ©2015 merdeka.com/muhammad luthfi rahman
Rekomendasi