Pedagang tak setuju, revitalisasi Pasar Senen terhambat

Ditargetkan dua pekan ke depan syarat 60 persen pedagang setuju sudah bisa terpenuhi.

Fikri Faqih
Oleh Fikri Faqih - Reporter
Pedagang tak setuju, revitalisasi Pasar Senen terhambat
Renovasi Stasiun Pasar Senen. ©2013 Merdeka.com/Imam Buhori

PD Pasar Jaya belum dapat melakukan revitalisasi terhadap Pasar Senen, Jakarta Pusat karena untuk melaksanakan pembangunan ulang perlu mendapatkan dukungan setidaknya 60 persen dari 2.260 tempat usaha yang ada. Namun, saat ini baru sekitar 30 persen pedagang setuju.Direktur Utama PD Pasar Jaya Djangga Lubis mengatakan, sosialisasi baru dilakukan selam dua pekan mengenai rencana revitalisasi ini kepada pedagang. Ditargetkan dua pekan ke depan syarat 60 persen pedagang setuju sudah bisa terpenuhi."Kami sedang lakukan door to door sekarang. Ada sekitar 2.260 tempat usaha, pedagangnya ngga sampai jumlah itu. Baru sekitar 30 persen setuju. Mudah-mudahan bulan depan selesai, tapi kalau kami tidak dapat 60 persen bisa jadi mundur," ungkapnya di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (28/4).Dia menargetkan, setelah Lebaran revitalisasi sudah bisa dimulai. Namun karena melihat kondisi bangunan yang rawan, pedagang akan dipindahkan ke Tempat Penampungan Sementara (TPS)."Persoalannya ini pasarnya sudah rawan. Saya mengharapkan jika dibangun setelah lebaran pedagang yang ada sudah harus pindah. Saya takut kalau terjadi (roboh) bisa melukai pedagang," jelasnya.Anggaran yang dibutuhkan untuk revitalisasi Pasar Senen mencapai Rp 400 miliar. Semula PD Pasar Jaya berencana bekerjasama dengan pengembang. Namun berdasarkan saran dari Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot saiful Hidayat, pembangunan diminta untuk menggunakan anggaran sendiri.

Rekomendasi