Komentar Lulung saat tahu banyak di-bully di media sosial

Pemilik nama lengkap Abraham Lunggana itu menjadi sasaran bully para netizen karena sikapnya memusuhi Ahok.

Anwar Khumaini
Oleh Anwar Khumaini - Reporter
Komentar Lulung saat tahu banyak di-bully di media sosial
Save Haji Lulung jadi trending topic dunia. ©twitter.com

Haji Lulung kini makin terkenal. Tak cuma di Jakarta, politikus PPP itu bahkan mendunia dengan hashtag #SaveHajiLulung yang digunakan netizen untuk mengolok-olok dia.Pemilik nama lengkap Abraham Lunggana itu menjadi sasaran bully para netizen karena sikapnya yang selama ini selalu bermusuhan dengan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. Hashtag #SaveHajiLulung muncul setelah peristiwa rapat mediasi antara Ahok dan DPRD DKI berakhir panas pada Kamis (5/3).Apalagi, Lulung saat diwawancara, salah menyebut UPS (uninterruptible power supply) dengan USB (flash drive). Hal inilah yang langsung disambar netizen dan dijadikan olok-olokan yang berlangsung sejak Kamis malam. Pengadaan UPS merupakan proyek yang dipermasalahkan Ahok dalam APBD DKI 2015.Puncaknya pada Jumat (6/3) siang. Hashtag #SaveHajiLulung bahkan menjadi trending topic dunia. Jenis olok-olokannya pun semakin beragam. Dari hanya kicauan di Twitter, berubah menjadi meme yang semakin viral Instagram, Path, dan Facebook."Kalau Haji Lulung ngenet dan ketemu Internet Sehat, Internet Sehat langsung memblokir dirinya sendiri. #SaveHajiLulung" tulis akun @TolkienAddict."@bgosmarya dia salahny wkt ksh keterangan pers bukannya bawa UPS malah bw USB wajar karna UPS berat jd bw USB saja sama toh #SaveHajiLulung" tulis @Antoni_Sun.Bagaimana komentar Haji Lulung saat tau dirinya mendunia lantaran di-bully di media sosial? Berikut 5 komentar Haji Lulung, seperti yang berhasil dihimpun merdeka.com, Minggu (8/3):

Kementerian Dalam Negeri sudah menggelar rapat mediasi antara Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dan DPRD DKI Jakarta terkait RAPBD DKI Jakarta 2015. Namun, pada akhir rapat terjadi keributan.Salah satu anggota dewan yang sempat mar?ah adalah Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abraham Lunggana. Bahkan dia sempat terlepeset ngucapkan UPS menjadi USB.Abraham atau akrab disapa Lulung mengakui, dirinya sempat salah mengucapkan UPS. Hal ini dikarenakan dirinya telah lelah membahas RAPBD DKI Jakarta 2015."Kalau orang kecapean itu bisa salah ngomong. Tapi yang sesungguhnya itu melahirkan sebuah fakta bahwa psikologis saya menyebutkan itu UPS, itulah faktanya saya tidak ngerti apa-apa tentang UPS," jelasnya di Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (7/3).Dia juga sempat menjelaskan, adanya pembelian UPS dalam APBDP DKI Jakarta 2014 bukan kesalahan anggota dewan. Sebab pihak legislatif tidak melakukan pembahasan sama sekali."Pembahasan perubahan kita sepakati tidak dibahas, karena memang penyerapan sangat rendah, penyerapan baru 20 persen," tutup politisi PPP.

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abraham Lunggana menjadi perhatian seluruh pengguna media sosial Twitter. Sebab #SaveHajiLulung menjadi trending topic setelah terjadinya kisruh dalam rapat mediasi yang dilakukan Kementerian Dalam Negeri pada 5 Maret 2015.Abraham atau akrab disapa Lulung mengungkapkan, dirinya mengetahui menjadi trending topic dari stafnya. Bahkan saat mengetahui hal tersebut dirinya sudah menduduki posisi ketiga.Karena merasa menjadi bahan pembicaraan, dia meminta kepada stafnya untuk tidak memberitahukan kepadanya. Sebab ini dapat berdampak pada politikus PPP ini."Kok tau Pak Haji Lulung ngetop sedunia nomor tiga, dari staf saya kasih tau. Eh, kamu jangan kasih tau saya tentang media sosial tentang Twitter, nanti saya kurang semangat," ungkapnya di Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (7/3).Namun sikap berbeda saat mengetahui #SaveHajiLulung mencapai posisi ketiga dalam trending topic dunia. Bahkan, Lulung mengaku menjadi semangat karena telah terkenal."Saya semangat, karena saya ngetop ketiga di dunia," lanjutnya.Lulung mengungkapkan, dirinya memang tidak sempurna. Sehingga wajar saja menjadi bahan pembicaraan di Twitter."Saya yakin saya bukan malaikat, saya bukan Tuhan. Makanya saya berani," ujarnya.Dia berharap posisinya dalam trending topic Twitter terus meningkat sehingga menduduki posisi tertinggi. Sebab saat politikus PPP mengetahui menjadi bahan pembicaraan, posisinya masih berada di urutan nomor tiga."Insya Allah nomor satu," terang Lulung.Terkait konflik antara DPRD dengan Gubernur Basuki Tjahaja Purnama, Haji Lulung mengungkapkan tidak ada solusi pasti untuk pembahasan ini. Tapi dia percaya Tuhan yang akan memberikan jawabannya."Insya Allah, Allah akan menjawab ini. Waktu yang akan menjawab ini. Ini adalah doa teman-teman saya yang terzolimi," ujar dia.

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abraham Lunggana terkenal di jagad maya, setelah video perseteruannya dengan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menyebar. Di Twitter, hastag #SaveHajiLulung bahkan menjadi trending topic.Haji Lulung, sapaan akrab Lunggana, tidak mengetahui kalau dirinya jadi bahan perbincangan netizen. Dia mengungkapkan, baru mengetahui dirinya menjadi trending topic di Twitter dari salah seorang stafnya. Sebab selama ini dirinya tidak pernah memiliki akun media sosial.Karena itu, staf yang enggak disebut namanya oleh Haji Lulung tersebut menyarankan kepada politikus PPP untuk membuat akun Twitter."Staf saya bilang saya harus punya biar enggak jadul," kata Lulung kepada wartawan di Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (7/3).Lulung mengungkapkan, dia tidak dapat membalas pengguna media sosial Twitter. Untuk itu dia hanya mendoakan mereka yang menggunakan #SaveHajiLulung hingga akhirnya menjadi trending topic."Semoga Allah yang membalasnya. Saya enggak ngerti," terangnya.

Kisruh yang terjadi di Kementerian Dalam Negeri saat rapat mediasi kemarin, Kamis (5/3), membuat Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abraham Lunggana terkenal.Sebab dalam video yang diunggah ke Youtube menunjukkan kemarahan politikus PPP ini, bahkan #savehajilulung menjadi trending topic di Twitter.Abraham atau akrab disapa Lulung mengungkapkan, dia tidak dapat membalas pengguna media sosial twitter. Untuk itu dia hanya mendoakan mereka yang menggunakan #savehajilulung hingga akhirnya menjadi trending topic."Semoga Allah yang membalasnya. Saya enggak ngerti," ujarnya di Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (7/3).Sebelumnya, Lulung menjadi sasaran bully para netizen karena sikapnya yang selama ini selalu bermusuhan dengan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. Hashtag #SaveHajiLulung muncul setelah peristiwa rapat mediasi antara Ahok dan DPRD DKI berakhir panas pada Kamis (5/3).Apalagi, Lulung saat diwawancara, salah menyebut UPS (uninterruptible power supply) dengan USB (flash drive). Hal inilah yang langsung disambar netizen dan dijadikan olok-olokan yang berlangsung sejak Kamis malam. Pengadaan UPS merupakan proyek yang dipermasalahkan Ahok dalam APBD DKI 2015.Puncaknya pada Jumat (6/3) siang. Hashtag #SaveHajiLulung bahkan menjadi trending topic dunia. Jenis olok-olokannya pun semakin beragam. Dari hanya kicauan di Twitter, berubah menjadi meme yang semakin viral Instagram, Path, dan Facebook."Kalau Haji Lulung ngenet dan ketemu Internet Sehat, Internet Sehat langsung memblokir dirinya sendiri. #SaveHajiLulung" tulis akun @TolkienAddict.

Kisruh yang terjadi di Kementerian Dalam Negeri saat rapat mediasi kemarin, Kamis (5/3), membuat Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abraham Lunggana terkenal. Sebab dalam video yang diunggah ke Youtube menunjukkan kemarahan politisi PPP, bahkan #savehajilulung menjadi trending topic.Abraham yang akrab disapa Lulung mengatakan, awalnya tidak mengetahui bahwa dirinya menjadi bahan pembicaraan di media sosial Twitter. Namun dia mengapresiasi warga yang berpartisipasi dalam #savehajilulung."Kalau saya di-bully dipuji saya apresiasi dan terima kasih," ungkapnya di Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (7/3).Dia mengungkapkan, tidak pernah tertarik dengan adanya media sosial. Karena buat dirinya, media sosial tidak mendukung penegakan hukum di Indonesia. Bahkan politisi PPP ini tidak ingin memilikinya."Selama media sosial itu tidak menyampaikan hal benar, dan tidak mendukung penegasan kepada bangsa, saya tidak punya WhatsApp dan twitter," tutupnya.Bahkan, Lulung mengungkapkan, tidak pernah memantau perkembangan di media sosial. "Saya jarang melihat media sosial," tutupnya.

Rekomendasi