Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok kesal luar biasa pada pengadaan bus-bus di Jakarta. Beberapa Bus Kota Terintegrasi Busway (BKTB) dan Transjakarta yang baru tiba dari China ternyata sudah rusak. Mulai dari AC tak dingin, radiator bermasalah, hingga kaca spion pecah. Ahok marah. Dia meminta pengadaan bus ini diperiksa tuntas. Jokowi dan Ahok pun mencopot Kepala Dinas Perhubungan DKI Udar Pristono.Benar saja, diduga ada mark up pengadaan bus tersebut. Inspektorat Pemprov DKI yang melakukan penyelidikan menemukan ada kecurangan dalam pengadaan bus."Dari China harganya 1 miliar, di sini dijual 3 miliar itu urusan berwajib. Kita justru kalau baca dokumennya, ini yang menang itu China. Sudah kelihatan dong," kata Ahok di Balaikota DKI Jakarta, Rabu (19/2).Masalah pengadaan bus tak cuma untuk Transjakarta dan BKTB saja. Ahok juga kecewa dengan bus tingkat pariwisata DKI. Lagi-lagi bus yang datang berasal dari China. Lima bus itu bernilai Rp 17,5 miliar.Ahok menginginkan bus keluaran Eropa seperti Volvo, Mercedez Benz sehingga bus tersebut tahan lama. Seperti di Singapura, bus-bus minimal tahan 10 tahun. Itu pun kondisinya masih bagus. Ahok mengingatkan dana Pemprov terbatas, lebih baik beli yang sedikit mahal tapi tahan lama. Ini sudah mahal, belum tentu tahan lama."Kenapa tiba-tiba beli datang merek Wei Chai (merek Cina) kan aneh. Karena kita bisa buat setara Singapura. Wei Chai tidak setara dengan Mercedes Benz, Scania dan Volvo," ungkapnya.Ahok menilai, pembelian bus tingkat pariwisata sudah dirancang sedemikian rupa agar dimenangkan dengan sistem tender. Oleh karena itu dirinya dan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo ( Jokowi ) ngotot akan menggunakan e-catalog untuk pengadaan barang. Ahok tak mau ada bus bobrok dibeli lagi.
Topik pilihan: Jokowi | Ahok Menanggapi kekesalan Ahok Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta Arie Budiman mengatakan Disparbud telah melapor kepada Ahok terkait kedatangan bus merk tersebut. Dia mengaku Ahok bisa menerima penjelasannya walau sedikit kecewa dengan bus Wei Chai."Pak wagub memang meledak-ledak itu ekspresinya begitu. Itulah gaya dia untuk beri arahan kepada stafnya. Dia memang bilang ke saya jangan beli merk Wei Chai," ujar dia kepada wartawan, Rabu (19/2).Arie mengklaim bus dari China tersebut akan bertahan lama apabila bus tersebut dirawat dengan baik. Dengan adanya permasalahan tersebut, Disparbud memilih memesan bus tingkat wisata dari E-Catalog"Tapi nanti mau coba e-catalog yang merknya teruji. Tahun ini kita pengadaannya memang begitu. Tapi yang sekarang, bermasalah atau tidak kuncinya pemeliharaan yang baik," jelas dia.Arie menambahkan Disparbud telah bekerja sama dengan operator bus yang sudah terbiasa menangani bus pariwisata untuk melakukan perawatan. Arie berharap tidak ada kendala yang berarti dalam pengoperasiannya."Busnya pasti kami pelihara dengan baik. Kami kerja sama dengan operator bus yang sudah terbiasa menangani pariwisata. Pak Ahok jangan samakan ini dengan bus umum biasa," pungkas dia.Rencananya bus pariwisata itu akan mulai dioperasikan Senin (24/2) mendatang. Ide awalnya datang dari Gubernur Jokowi yang ingin Jakarta seperti London. Bus pariwisata ini akan melayani rute Monas menyusuri Jl MH Thamrin dan Sudirman secara gratis.Berapa lama bus Wei Chai ini bertahan? Akankah sesuai harapan Jokowi - Ahok?