Sudah satu kali, Instruksi Gubernur (Ingub) nomor 150 tahun 2013 tentang penggunaan kendaraan umum bagi pejabat dan pegawai di lingkungan Pemprov DKI Jakarta, dijalankan. Tapi masih banyak PNS mengindahkan, termasuk Wakil Gubernur Basuki Tjahaja Purnama.Gubernur Jokowi sebagai pembuat kebijakan ogah mengomentari mereka yang malas melaksanakan perintahnya itu. Termasuk saat ditanya soal sikap ngotot Ahok yang memilih menggunakan mobil dinasnya dengan alasan efisiensi waktu."Ya terserahlah. Semuanya mau naik kendaraan umum, sepeda, taksi, Transjakarta, bajaj silakan," kata Jokowi ketus, saat ditemui di Balaikota, Jakarta, Senin, (5/13).Jokowi yakin, meski hanya sebuah instruksi gubernur, lambat laun PNS akan mengindahkan aturan itu. Menurutnya cara ini paling tepat sejalan dengan persiapan pemprov memperbaiki transportasi massal."Semua masih baru transisi. Ini kita kan menuju transportasi massalnya, mumpung MRT juga masih 5 tahun lagi jadinya. Jadi kita ngajaknya mulai dari sekarang," tambahnya.
Ahok ngotot naik mobil dinas ngantor, Jokowi masa bodoh
Jokowi yakin, meski hanya sebuah instruksi gubernur, lambat laun PNS akan mengindahkan aturan itu.