Kantor Ahok Center pinjaman dari mantan relawan Jokowi-Ahok

Hendri, relawan Jokowi-Ahok, meminjamkan tempat tersebut untuk ditempati Ahok Center.

Nurul Julaikah
Oleh Nurul Julaikah - Reporter
Kantor Ahok Center pinjaman dari mantan relawan Jokowi-Ahok
Ahok Center. ©2013 Merdeka.com

Kantor Ahok Center atau Centre For Democrazy Transparancy (cdt) yang berlokasi di lantai dasar apartemen Juanda Jakarta bukan hasil sewaan, tapi hanya pinjaman dari mantan relawan Jokowi-Ahok saat Pilgub DKI lalu, Hendri. Hendri meminjamkan tempat tersebut untuk ditempati Ahok Center."Ini, Pak Hendri. Dia bekas pendukung Jokowi-Basuki, bukan penyokong dana tapi relawan. Ini tempatnya free," ujar koordinator Ahok Center, Natanael Oppusung saat ditemui di kantor Ahok Center Apartemen Juanda Jakarta, Kamis (15/8).Ia mengatakan pindah ke Apartemen Juanda saat masa Pilkada 2012 lalu, karena saat awal berdiri cdt pada Tahun 2008 berlokasi di Jalan Cut Mutia atau sekarang PKPI."2008 kita di Cut Mutia, sekarang markasnya Sutiyoso, PKPI. Di situ kita dulu. Dikasih pinjem sama Pak Robi ketek," ucapnya.Menurut dia, Hendri memberikan pinjaman tempat, listrik dan air secara gratis. Bukanlah penyokong dana kampanye Jokowi-Ahok. "Nggak ada sama sekali, dia nyokong tempat. Kita itu di sini dikasih tempat gratis, listrik, air gratis," tuturnya.Sementara itu, saat dikonfirmasi oleh salah satu satpam yang berjaga di Apartemen Juanda, Hendri merupakan pemilik dari apartemen Juanda. Sedangkan Ahok Center menempati lantai dasar apartemen tersebut sebagai penyewa."Pak Hendri itu yang punya ini (apartemen) mbak. Kalau itu (Ahok Center) sih nyewa," ucap salah satu petugas keamanan (security) apartemen juanda.

Rekomendasi