Mulyadi, lurah Warakas, Jakarta Utara, yang sebelumnya menentang program lelang jabatan ala Jokowi mulai mengendurkan sikap ngototnya. Berdasarkan informasi yang diterima Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta, Mulyadi siap mengikuti uji kompetensi susulan yang dijadwalkan pada Selasa (7/5) besok."Kabar yang saya terima demikian. Dia kemarin sudah menelepon ke kepala bidang," kata Kepala BKD DKI, I Made Karmayoga, kepada merdeka.com Senin (6/5).Uji kompetensi akan dilaksanakan di Mabes Polri, Trunojoyo sejak pagi hari. Selain uji kompetensi, besok juga dilangsungkan uji manajerial."Tapi syaratnya, dia harus melengkapi surat sakit atas ketidakhadirannya di ujian sebelumnya," tambahnya. Selain Mulyadi, ada 47 orang yang ikut dalam uji kompetensi yang dibagi dalam dua tahapan ini. Made menegaskan pihaknya tak ambil pusing soal kabar-kabar miring seperti yang diberitakan tentang sosok lurah Warakas."Ya kita silakan saja. Tapi surat itu sendiri saya belum terima," tegasnya.Seperti diberitakan sebelumnya, Mulyadi mengkritisi dan menentang program lelang jabatan ala Jokowi. Menurutnya, proses lelang itu untuk sistem pengadaan barang, bukan untuk mendapatkan sebuah jabatan. Dia juga mengancam akan menggugat Jokowi ke MK.Kritik ini disambar serius oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. Ahok mengancam akan memecat Mulyadi. Ahok sendiri telah memegang catatan hitam Mulyadi yakni, menyewakan rusun miliknya di Marunda ke tangan ke tiga. Padahal masalah itu tengah gencar ditertibkan Jokowi dan Ahok.
Lurah Warakas diam-diam akhirnya ikut lelang jabatan
Dengan catatan, karena sebelumnya dia mengaku sakit makan harus membawa keterangan dari dokter.
Rekomendasi