Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) menanggapi santai ulah Lurah Warakas, Mulyadi. Meski telah mengkritik sistem lelang jabatan, Mulyadi tidak perlu meminta maaf."Enggak ada apa-apa. Enggak ada masalah kok minta maaf," ujar Jokowi di Balai Kota, Jumat (3/4).Jika Mulyadi mengikuti proses lelang jabatan, menurut Jokowi, akan lebih bagus. Apalagi, dirinya telah didukung oleh warga kelurahan yang dia pimpin."Ya wong udah didukung masyarakat ya bagus. Dukungan masyarakat itu poin untuk dia, tinggal kompetensi. Ini untuk evaluasi. Kita lakukan sesuatu itu punya pegangan. Entah peraturan Menpan atau peraturan mengenai personal yang lain itu kita pegang," jelasnya.Jokowi menambahkan, dalam tradisi kepemimpinan baru, selalu ada yang terkejut dengan digulirkannya program lelang jabatan. Dan itu Jokowi menilai hal biasa."Tapi kalau uji kompetensi, seleksi dan promosi terbuka ada yang menentang ya menurut saya mereka itu gak siap untuk bekerja. Mereka sudah terlalu enak dengan zona nyaman, ga mau diusik," tandasnya.
Jokowi: Lurah Warakas tak perlu minta maaf
Menurut Jokowi, jika Mulyadi mengikuti proses lelang jabatan akan lebih bagus.
Rekomendasi