Pemain Skateboard Keluhkan Aspal Skate Park Kolong Flyover Slipi Banyak Terkelupas
Merdeka.com - Usianya masih 12 tahun, namun keahlian bermain skateboard tidak perlu diragukan lagi. Namanya Muhammad Hayqkal Zakih. Hayqal satu dari belasan skater yang sedang menjalal skate park di kolong flyover Slipi.
Hayqkal memamerkan kemampuan menaklukan papan skate. Dia melakukan tiga teknik dan trik sekaligus di arena Bowl in rough concrete. Adapun teknik Ollie, Frontside and backside, serta Shove it.
Hayqkal bercerita, tiga teknik dipelajari secara otodidak sejak umur 7 tahun. Dia ingat betul pertama kali belajar trik Ollie, dengan melihat teman sebayanya.
"Saya pinjem skate teman. Belajar, eh lama-lama lancar," ujar dia kepada Liputan6.com, Selasa (15/1).
Hayqkal semakin berhasrat mempelajari trik lain. Hayqal terus berlatih FO Slipi Skatepark. Kebetulan lokasinya tak jauh dari rumah.
"Seneng lah ada skate park. Jadi gak jauh jauh lagi main skateboard," ujar dia.
FO Slipi Skatepark saat ini memang menjadi sorotan. Tempat ini dianggap sebagai wadah bagi skater untuk menyalurkan bakat. Namun, rupanya skate park jauh dari harapan.
Pantauan Liputan6.com, FO Slipi Skatepark dilengkapi dengan enam arena. Ada Bowl in rough concrete, miniramp, board slide, banks, quarter, tangga.
Setiap arena kondisinya masih kurang sempurna. Di arena quarter, board slide, dan miniramp misalnya banyak aspal yang sudah mengelupas.
"Tempatnya kurang bagus karena banyak aspalnya yang hancur-hancur. Kondisinya ganggu banget, kadang lagi jalan papannya suka berhenti karena kena batu," ujar Hayqkal.
Reporter: Ady Anugrahadi
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya