Kisah Asmara Pengamen Berujung Pembunuhan Hanya Karena Kecemburuan

Sabtu, 21 Maret 2020 06:03 Reporter : Adi Nugroho
Kisah Asmara Pengamen Berujung Pembunuhan Hanya Karena Kecemburuan NR dan HR. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Dua wanita ini sekarang mendekam di sel tahanan Polsek Bekasi Timur, Kota Bekasi. Keduanya adalah pengamen jalanan, masing-masing NR (19) dan HR (21). Mereka disangka mengeroyok seorang pengamen lainnya hingga tewas karena masalah asmara.

Kapolsek Bekasi Timur, Kompol Sutoyo, mengatakan peristiwa terjadi pada Selasa, 4 Februari lalu di bawah jembatan traffic light (TL) Rawasemut, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur Kota Bekasi.

Korbannya adalah ND, perempuan 18 tahun sempat menjalani perawatan medis di RSUD Kota Bekasi selama 11 hari. "Korban luka parah di kepala karena dipukul menggunakan kayu dan batu," kata Sutoyo pada Jumat (20/3).

Peristiwa bermula ketika tersangka NR cemburu. Dia menuduh korban merebut pacarnya . Padahal, NR mengaku sudah pacaran selama lima tahun. Sedangkan, NR mengaku baru mengenal korban selama dua hari.

"Kedua tersangka mendatangi korban karena cemburu mendapatkan laporan dari temanya bahwa korban jalan bersama pacarnya," katanya.

Tersangka NR kemudian melakukan pemukulan. Karena korban melawan, pelaku mengambil kayu dan batu dan memukuli pada bagian kepala. Begitu korban tidak sadarkan diri, keduanya pergi dari lokasi kejadian.

"Oleh temannya korban dibawa ke rumah sakit, pihak rumah sakit melaporkan kejadian ke polisi," kata dia.

Polisi yang menerima laporan lalu melakukan penyelidikan. Hasilnya, dua orang tersangka dapat diidentifikasi dan ditangkap tanpa perlawanan. Akibat perbuatannya, keduanya diancam penjara selama 15 tahun sesuai pasal 170 KUHP. [lia]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Pembunuhan
  3. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini