Instalasi Batu Pengganti Getah Getih Habiskan Rp 150 Juta

Rabu, 21 Agustus 2019 17:47 Reporter : Hari Ariyanti
Instalasi Batu Pengganti Getah Getih Habiskan Rp 150 Juta Taman di Kawasan Bundaran HI. ©2019 Liputan6.com/Herman Zakharia

Merdeka.com - Pemprov DKI Jakarta kembali menempatkan instalasi di Bundaran HI setelah membongkar seni dari bambu yang dinamakan Getah Getih. Instalasi batu bernama Gabion itu menghabiskan anggaran APBD DKI Jakarta sekitar Rp 150 juta.

"Bukan, bukan (dari CSR BUMD), APBD Dinas Kehutanan," kata Kepala Dinas Kehutanan Provinsi DKI Jakarta, Suzi Marsitawati, Rabu (21/8).

Instalasi Gabion itu tak melibatkan seniman sebagaimana Getah Getih. Gabion ini direncanakan Dinas Kehutanan, pemasangan juga langsung dari dinas. Terkait daya tahan instalasi ini, Suzi memastikan bertahan lama.

"Ya lama lah, dari batu gitu," ujarnya.

"Ya bisa (dua tahun). Tergantung sampai ada yang menggantikan. Kan itu sifatnya dekoratif," sambungnya.

Suzi menerangkan, ornamen kota bersifat dinamis sehingga bisa diganti. Jika ada instalasi yang lebih menarik dan untuk menghindari kebosanan bagi warga, biasanya akan diganti.

"Namanya instalasi bisa berganti-ganti. Tiap ornamen kota itu berganti-ganti, dinamis sifatnya. Tergantung Dinas Kehutanan mau ganti atau enggak. Misalkan ada yang lebih bagus, lebih menarik, supaya warga enggak bosen kan," kata Suzi.

Dipilihnya batu agar terlihat natural. Gabion itu juga menggambarkan tiga elemen; tanah, air, udara dan bertujuan untuk menyelaraskan lingkungan.

"Kita mengambil supaya natural masuk ke dalam kota. Kemudian tiga pilar karena tanah, air, udara untuk penyelarasan lingkungan. Di bawahnya kita kasih tanaman sebagai contoh bebas polusi. Sansivieira, bougenville, palem kol, tapak dara, lolipop, alang-alang sebaga estetika," pungkasnya. [fik]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini