Gudang Terbakar, Shopee Pastikan Paket Aman dan Tak Ada Kendala Pengiriman

Rabu, 6 Oktober 2021 15:12 Reporter : Nur Habibie
Gudang Terbakar, Shopee Pastikan Paket Aman dan Tak Ada Kendala Pengiriman Ilustrasi Shopee. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Dioma Asatsuku Pratama, Humas Shopee memastikan jika barang-barang atau paket yang berada di gudang aman tidak ada yang terbakar dan tak kendala dalam pengiriman barang. Diketahui, terjadi kebakaran pada gudang milik PT Sinarmas di kawasan Jakarta Utara, pada pagi tadi.

"Tidak terjadi kendala terhadap pengiriman pesanan Shopee Express, karena proses pengiriman telah diselesaikan pada pagi hari dan sebagian besar barang berhasil diselamatkan. Pengiriman dari gudang lainnya tetap berjalan normal," kata Dioma saat dihubungi, Rabu (6/10).

Hal senada juga disampaikan Kepala Gudang PT Sinarmas, Yitno. Ia menyebut, tak ada barang milik Shopee yang terbakar. Karena, pada saat kejadian barang-barang milik Shopee tersebut langsung dipindahkan.

"Kalau barang Shopee sih enggak ada yang terbakar ya, karena barang Shopee sudah langsung dipindahkan karena kalau Shopee kan masih ada waktu untuk evakuasi barangnya. Sedangkan barang dia kan paketan, jadi dia gampang untuk dievakuasi," ujar Yitno.

"Sedangkan barang kita barang yang mudah terbakar, kardus sama kain kan. Jadi ya karena api yang terlalu membesar, akhirnya merembet ke gudang Shopee," sambungnya.

Terbakarnya gudang itu, disebut Yitno berasal dari panel listrik yang terjadi korsleting listrik. Sehingga, membuat api cepat menyambar ke barang-barang yang mudah terbakar.

"Memang korsleting listrik, dari panel listrik. Karena panel utama dari beberapa kepala gudang memang di gudang kita panel listrik utama, panel utama listrik dari beberapa gudang itu memang posisinya ada di gudang kita," sebutnya.

"Kejadian kan setengah 9 ya, kalau orang kan terkonsentrasi di depan memang. Kita kaya logistik, pengiriman ke sana ke sini gitu. Kita lagi nyiapin barang di depan, api dari belakang. Karena panel listrik posisinya ada di belakang (gudang). Jadi waktu kita mengetahui itu, api sudah terlanjur besar. Karena memang barang kita mudah terbakar, kertas, kardus-kardus itu. Jadi alat-alat pemadam kebakaran kita sudah enggak ngatasin lagi," sambungnya.

Yitno menegaskan, meski gudang milik Shopee ikut terbakar. Akan tetapi barang-barang atau paket yang ada di dalam gudang tersebut tidak ada yang terbakar.

"Tidak (ada yang terbakar), kalau gudang Shopee memang ada kerusakan. Karena kita satu dinding nempel, jadi kalau untuk barang Shopee sih enggak sih yang terbakar, cepat dievakuasi. Karena mereka kan masih ada waktu untuk evakuasi barang. Karena titik api enggak di gudang mereka," tegasnya.

Untuk kebakaran ini sendiri, api sudah dapat dipadamkan sekitar pukul 12.00 Wib. Hingga, saat ini petugas masih melakukan proses pendinginan.

"(Saat ini) Sudah pendinginan, dari jam 11-12.00 Wib tadi sudah padam. (Korban) Luka pun enggak ada, karena alat-alat pemadam kita enggak ngatasin. Saya lebih konsentrasi keselamatan karyawan," tutupnya.

Sebelumnya, Petugas pemadam kebakaran (Damkar) masih berjibaku melakukan upaya pendinginan kebakaran gudang di Penjaringan, Jakarta Utara.

Humas Damkar DKI Jakarta Mulat meralat objek kebakaran merupakan gudang ekspedisi. Berdasarkan petugas lapangan diketahui lokasi yang terbakar merupakan gudang plastik.

"Menurut informasi dari petugas Labkar yang ada di TKP terbakar. Diketahui objek terbakar adalah gudang plastik milik PT Sinarmas. Saat ini area dalam gudang masih dalam proses pendinginan oleh petugas Damkar DKI," kata Mulat saat dikonfirmasi, Rabu (6/10).

"Izin revisi informasi awal," sambungnya.

Baca juga:
Polisi Sebut Gudang Terbakar di Jakut Tempat Kayu, Diduga Akibat Korsleting Listrik
Gudang Terbakar di Penjaringan Masih Proses Pendinginan
Gedung SDN 08 Pancoran Jaksel Terbakar
Gudang Pengiriman Barang Shopee di Penjaringan Terbakar
Olah TKP Kebakaran Toko Cahaya, Polisi Koordinasi dengan Laboratorium Forensik

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini