Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

DPRD sebut pembahasan APBD DKI 2017 lebih kondusif dengan Sumarsono

DPRD sebut pembahasan APBD DKI 2017 lebih kondusif dengan Sumarsono pelantikan anggota DPRD DKI Jakarta. ©2014 merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Pengesahan APBD DKI Jakarta 2017 tak seperti sebelumnya, penuh perdebatan antara DPRD dan pihak eksekutif. Tahun ini, penyusunan APBD DKI di tangan Plt Gubernur DKI Jakarta, Sumarsono, berjalan mulus tanpa ada gesekan dan ketegangan.

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta, Triwisaksana, mengakuinya. Menurut dia, sejak pembahasan, kemudian penyusunan hingga pengesahan APBD DKI 2017, lebih kondusif dibanding tahun sebelumnya. Menurutnya, di bawah Sumarsono, komunikasi antara pihaknya dan Pemprov DKI lebih baik.

"Hal ini ditandai dengan beberapa kali terjadi rapat konsultasi antara Plt dan DPRD berkaitan dengan beberapa hal pokok antara lain misalkan lelang dini untuk anggaran-anggaran besar 2017 yang tadinya langsung digelar Gubernur terdahulu," kata pria yang akrab disapa Sani tersebut, di Ruang Rapat Paripurna, gedung DPRD DKI, Senin (19/12).

Sani sangat mengapresiasi keputusan Sumarsono yang selalu melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan DPRD sebelum mengambil keputusan.

"Nah pimpinan DPRD melalui banggar (badan anggaran) akhirnya menyetujui beberapa kegiatan yang harus lelang dini itu," lanjutnya.

Politikus Partai Keadilan Sejahtera itu menambahkan, suasana sejuk itu membuat banggar bersama TAPD juga bisa mengakomodir masukan dari fraksi-fraksi di DPRD.

"Tapi itu sifatnya terbuka dan transparan, namun juga bebas aktif dalam artian bahwa anggaran tersebut benar-benar dievaluasi oleh banggar sedemikian rupa sehingga terjadi perubahan yang tidak kecil juga antara lain penambahan target anggaran pajak Rp 530 miliar, dan lain-lain sehingga ditetapkan Rp 70,19 Triliun," bebernya.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP