Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Begini kokohnya pohon Rp 750 juta yang dibeli Ahok

Begini kokohnya pohon Rp 750 juta yang dibeli Ahok Baobab. ©2013 Merdeka.com/amusingplanet.com

Merdeka.com - Pemprov DKI Jakarta membeli pohon berharga ratusan juta untuk mempercantik Taman Waduk Ria Rio. Pohon bernama Baobab itu didatangkan Afrika Selatan.

Kepala Bidang Taman Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta, Ratna Dyah mengungkapkan, Pohon Baobab memiliki ketahanan akar yang kuat. Sehingga kecil kemungkinan pohon berbentuk brokoli ini akan tumbang.

"Kokoh kok pohon ini, beda sama pohon lain. Pohon Baobab ini bisa menyerap air hingga 120.000 liter untuk pertumbuhannya. Dan pertumbuhannya juga lambat," jelasnya saat dihubungi merdeka.com, Kamis (29/1).

Dengan daya serap airnya yang banyak, maka Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta menanam pohon ini dekat dengan waduk dan jauh dari lokasi warga beraktivitas.

"Insya Allah aman kok. Pohon ini beda sama Pohon Akasia dan jenis lainnya. Soalnya pohon ini kuat dan kokoh," terang Ratna.

Pohon ini sendiri mampu hidup hingga 40 tahun dan memiliki karakteristik yang unik. Sehingga diperlukan lahan yang luas untuk dapat menanam pohon tersebut.

"Yang mendatangkan itu PT Pulomas Jaya dan PT Jakarta Propertindo (Jakpro) saat menata Waduk Ria Rio," ungkapnya.

Dia menjelaskan, pemilihan pohon mirip bonsai ini karena melihat cuaca di Indonesia dan Afrika tidak jauh berbeda, tropis. Tapi untuk dapat memastikan pohon ini tumbuh dengan baik perlu ada pemeliharaan dan perawatan yang intens.

"Pohon itu hanya bisa di tempat yang luas karena tajuknya cukup lebar dan batangnya besar. Kalau ditempatkan harus tersendiri dan nggak bisa beramai-ramai," kata Ratna.

Menurutnya, dengan ciri khas yang unik membuat harga Rp 750 juta cukup pantas untuk pohon Baobab itu. Dia tidak mengetahui kapan pohon tersebut ditanam di Waduk Ria Rio. Namun pihaknya siap melakukan pemeliharaan.

Sebelumnya, pohon ini pernah ditanam di Kampus UI pada tahun 2010. 10 Pohon Baobab dari ladang tebu Sang Hyang Seri, milik PT PG Rajawali, Subang. Tapi beberapa saat setelah ditanam, salah satu pohon yang dikenal dengan nama Asem Buto atau Ki Tambleg ini tumbang di depan perpustakaan UI. (mdk/lia)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP