Anies harap rencana Sumarsono rapat di kereta tak bebani APBD DKI
Merdeka.com - Calon Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan turut angkat bicara soal rencana Pelaksana tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Sumarsono rapat dengan SKPD di atas kereta api wisata. Menurut Anies, rapat di luar kantor bukanlah hal yang aneh di pemerintahan.
Anies menambahkan, ada saatnya rapat-rapat yang perlu dibicarakan secara tertutup dan betul-betul mengisolasi.
"Pas saya dulu di birokrasi, kita sering kalau rapat itu harus betul-betul mengisolasi. Ada rapat yang dilakukan tanpa interupsi. Biasanya kalau di kantor itu selalu saja ada interupsi," kata Anies di Jakarta Barat, Senin (9/1).
Meski demikian, Mantan Mendikbud ini menegaskan, yang paling penting adalah hasil dari rapat dan tak menghabiskan dana banyak. Anies juga berharap rencana Sumarsono tak membebani anggaran Pemprov DKI Jakarta.
"Tapi intinya yang penting meeting-nya produktif, biasanya efisien. Kalau itu terpenuhi dibandingkan menggunakan tempat lain, enggak apa-apa. Bila itu tidak terpenuhi, lebih mahal, maka itu menjadi tidak efisien dan efektif," jelas Anies.
Diketahui, Pelaksana tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta, Sumarsono malah membuat sensasi baru dengan berencana menggelar rapat di atas kereta wisata. Rencananya, perjalanan tersebut akan dilaksanakan tanggal 13-15 Januari mendatang, dengan rute Jakarta-Yogyakarta. Namun rencana itu rupanya tidak gratis, masing-masing peserta rapat diwajibkan membayar Rp 7 juta per kepala.
(mdk/sho)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya