Ahok dinilai gagal paham Tax Amnesty sebut Sandiaga ngemplang pajak

Selasa, 4 Oktober 2016 17:50 Reporter : Fikri Faqih
Ahok dinilai gagal paham Tax Amnesty sebut Sandiaga ngemplang pajak M Taufik. ©2014 Merdeka.com/ M Taufik

Merdeka.com - Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta M Taufik menilai Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama gagal paham karena menyinggung Sandiaga Salahuddin Uno sebagai pengemplang pajak. Pernyataan tersebut terlontar lantaran pengusaha muda tersebut mengikuti program pengampunan pajak atau tax amnesty.

Untuk diketahui, tax amnesty adalah kebijakan pemerintah kepada setiap masyarakat untuk memberikan sumbangsih kepada negara dalam bentuk pengakuan pajak. Program ini merupakan program yang digagas Presiden Joko Widodo.

Menurut Taufik, seharusnya Basuki atau akrab disapa Ahok itu turut menyukseskan program tersebut. Sebab pernyataannya yang menyebut Sandiaga sebagai pengemplang pajak dapat mengganggu kelancaran program tersebut.

"Tax Amnesty itu program pemerintah pusat, masa yang ikut Tax Amnesty disebut pengemplang pajak? Ini kan aneh. Gagal paham Ahok, enggak ngerti, harusnya presiden langsung tegur nih," kata Taufik di gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (4/10).

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta ini menambahkan, seharusnya pemerintah pusat menegur mantan Bupati Belitung Timur itu. Sebab, program pengampunan pajak ditanggapi positif oleh publik.

"Perusahaannya Jokowi aja ikut Tax Amnesty. Jadi Jokowi itu pengemplang pajak dong?," tutup Taufik.

Sebelumnya, Ahok menyinggung Sandiaga yang mengikuti program pemerintah tax amnesty atau pengampunan pajak. Menurut Ahok, keikutsertaan Sandiaga dalam program itu, menunjukan Sandiaga tidak patuh membayar pajak.

"Dalam hal ini (Tax Amnesty) Pak Sandiaga ikut. Berarti itu membuktikan, Pak Sandiaga dulu tuh ngemplang pajak, tidak bayar pajak gitu ya, he-he," ucap Ahok seraya tertawa. [gil]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini