Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

30 Unit KRL tambahan tiba di Pelabuhan Tanjung Priok

30 Unit KRL tambahan tiba di Pelabuhan Tanjung Priok KRL baru. ©2013 Merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - Direktur Utama PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ), MN Fadhila mengatakan sebanyak 30 unit Kereta Listrik (KRL) dari Jepang tiba di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (1/7). Kereta ini dibeli dari operator kereta terbesar di negeri Sakura.

"Kedatangan ke-30 unit KRL seri 205 yang dibeli dari operator kereta terbesar di Jepang, JR East, ini merupakan tahap pengiriman pertama dari pembelian 120 unit KRL yang sampai akhir tahun nanti diberlakukan pengiriman," Kata Fadhila, Rabu (1/7).

Fadhila mengungkapkan akan terus mengupayakan PT KCJ untuk terus meningkatkan pelayanan bagi penggunanya. Apalagi, jumlah penumpang KRL dari tahun ke tahun selalu mengalami peningkatan.

"Sejak tahun 2008 hingga saat ini, PT KCJ telah membeli 784 unit KRL. Seluruh KRL tersebut dioperasikan untuk mengakomodir 880 perjalanan KRL per hari di wilayah Jabodetabek," jelasnya.

"Selain menambah perjalanan KRL, pembelian kereta juga digunakan untuk menggantikan kereta-kereta yang akan menjalani perawatan yang membutuhkan waktu panjang," terangnya.

Fadhila mengungkapkan melalui program pengadaan yang telah rutin dilakukan PT KCJ, program 1,2 juta penumpang per hari pada tahun 2019 dapat berjalan dengan baik.

"Dengan data Pengadaan KRL Oleh PT KCJ Tahun 2009 - 2015 sebanyak 784 KRL (tahun 2009 sebanyak 8 Unit Tokyu 8500, tahun 2010 sebanyak 110 Unit Tokyo Metro 7000, tahun 2011 sebanyak 100 Unit JR 203 dan TokyoMetro 6000, tahun 2012 sebanyak 90 Unit JR 203, tahun 2013 sebanyak 180 Unit JR 205, tahun 2014 sebanyak 176 Unit JR 205 dan tahun 2015 sebanyak 120 Unit JR 205)," tutupnya. (mdk/tyo)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP