Warga Babakan Madang Dapat Bansos Telur Tak Layak, Isinya Busuk & Ada Cangkang Kosong
Merdeka.com - Warga Kampung Wangun, Desa Karang Tengah, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (19/1) menerima paket bantuan pangan non tunai (BPNT) dalam kondisi tidak layak. Mereka mendapati telur yang dibagikan dalam keadaan busuk dan tak layak konsumsi.
Bahkan penerima juga mendapati paket bantuan telur tersebut tidak ada isinya, alias hanya cangkang kosong. Atas kejadian ini masyarakat kecewa dan mengembalikan bantuan tersebut ke kantor desa setempat.
"Kami merasa tidak enak karena telurnya pada busuk, dan kami membawa telur itu secara bertumpuk, tapi ada keganjilan jadi telurnya kosong hanya wadahnya saja," terang salah seorang penerima, Samsudin, dilansir Kamis (20/1).
Isi Telur Berwarna Hijau

©2022 YouTube Liputan6 SCTV / Merdeka.com
Saat diterima, kondisi telur memang terlihat kurang layak. Beberapa cangkang dalam keadaan rusak dan pecah. Bahkan ketika dibuka, isinya memiliki warna yang berbeda dari telur pada umumnya, isinya sedikit kehijauan dan beraroma menyengat.
Selain telur, warga setempat juga menerima bantuan beras satu karung yang juga tidak sesuai standar. Beberapa warga, menerima beras dalam berat yang tidak sama. Ini menimbulkan kecemburuan antar tetangga.
Warga berharap agar bantuan kepada keluarga penerima manfaat (KPM) bisa diberikan dalam bentuk uang, agar bisa dibelikan sembako yang lebih layak.
Kades Siap Tegur Penyedia Bantuan

©2022 YouTube Liputan6 SCTV / Merdeka.com
Kepala Desa Karang Tengah, Suhandi Widiapranata mengaku kecewa lantaran kurir penyedia bantuan membagikan sembako tak layak kepada warga. Menurutnya, dalam anjuran atau instruksi pemerintah, para penerima manfaat harus mendapatkan bantuan dengan kualitas yang baik.
Untuk menindaklanjuti kejadian ini, pihaknya akan menegur penyedia barang melalui tenaga kesejahteraan sosial kecamatan (TKSK), agar tidak kembali terulang.
"Tentunya sangat disayangkan ketika warga kami menerima telur busuk, karena mungkin di anjuran atau instruksi pemerintah harus barang-barang yang berkualitas. Dan nanti akan saya tegur melalui TKSK," kata Suhandi di Kantor Desa Karang Tengah, melansir YouTube Liputan6 SCTV.
(mdk/nrd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya