Upaya Jaga Kesehatan di Masa Pandemi, Ahli Sebut Pentingnya Literasi Gizi
Merdeka.com - Covid-19 dinyatakan resmi masuk ke Indonesia pada Maret 2020 dengan terdeteksinya kasus pertama di Depok, Jawa Barat. Kini Covid-19 telah menyebar ke seluruh daerah di Indonesia. Masyarakat diimbau untuk menerapkan 3M yakni memakai masker, menjaga jarak aman dan mencuci tangan. Upaya tersebut diharapkan dapat mencegah penyebaran Covid-19. Selain itu, masyarakat juga diharapkan lebih sadar akan pentingnya menjaga kesehatan di masa pandemi.
Salah satu upaya menjaga kesehatan tubuh adalah mengonsumsi makanan bergizi. Upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan daya tahan tubuh dan menurunkan risiko seseorang terserang berbagai macam penyakit termasuk Covid-19. Konsumsi makanan bergizi yang rendah erat kaitannya dengan fenomena stunting atau gizi kronis.
"Di Indonesia masyarakat banyak menganggap tubuh pendek sebagai faktor keturunan, persepsi yang salah di masyarakat tersebut membuat masalah ini tidak mudah untuk ditindak lanjuti dan membutuhkan upaya besar dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah karena berbagai terkait faktor gizi tersebut merupakan kewajiban semua pihak khususnya pemerintah," ucap Sri Wahyuningsih, Direktorat Sekolah Dasar Kemendikbud melalui Webinar Nasional untuk Guru, Sabtu (24/10/2020)
Pentingnya Gizi Seimbang di Masa Pandemi
Pandemi Covid-19 menyebabkan banyak perubahan dalam kehidupan sehari-hari. Gizi yang baik juga sangat penting sebelum, selama dan setelah infeksi. Infeksi membuat tubuh korban demam, sehingga membutuhkan tambahan energi dan zat gizi. Maka dari itu, menjaga pola makan yang sehat sangat penting selama pandemi Covid-19.
Meskipun tidak ada makanan atau suplemen makanan yang dapat mencegah Covid-19, mempertahankan pola makan gizi seimbang yang sehat sangat penting dalam meningkatkan sistem kekebalan tubuh yang baik.
"Gizi seimbang adalah keseimbangan antara satu zat dengan zat lainnya. Makanan yang baik harus ada karbohidratnya, ada sumber lemaknya, ada sumber proteinya, ada sumber mineralnya, dan juga ada sumber vitaminya serta tentu saja air yang sangat dibutuhkan sekali oleh tubuh," ungkap Dr. Entos Zainal, S.P, MPHM, ketua umum Persatuan Ahli Gizi Indonesia dalam Webinar Nasional untuk Guru, Sabtu (24/10/2020).
Pemanfaatan Pekarangan Rumah untuk Memenuhi Gizi
Banyak orang mengandalkan pasar untuk memenuhi kebutuhan gizi harian. Sedangkan, pandemi membuat pendapatan banyak orang menurun drastis, banyak dari mereka juga kehilangan pekerjaan. Akibatnya, sangat sulit untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Memanfaatkan pekarangan rumah untuk bercocok tanam dan berternak bisa jadi solusi untuk tetap memenuhi gizi di tengah perekonomian yang kian seret.
"Program pemanfaatan lahan pekarangan, itu merupakan program yang luar biasa, dengan menyediakan kandang, kolam dan kebun di rumah. Alhasil gizi keluarga terpenuhi, uang yang seharusnya keluar, tidak dikeluarkan lagi karena sudah ada di rumah tangga pada saat hasilnya lebih besar bisa dipabrikan, bisa di ekspor ke luar negeri", pungkas Entos.
(mdk/nof)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya