Terpantau Sepi saat Libur Akhir Tahun, Intip Pesona Pantai Selatan Sukabumi
Merdeka.com - Kondisi sepi terpantau di kawasan pantai selatan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat di momen libur akhir tahun 2022 ini. Seperti terlihat di lokasi, Minggu (25/12), mayoritas pengunjung yang datang merupakan warga lokal asal kabupaten itu.
Menurut Koordinator Wilayah Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) Palabuhanratu, Dani Supirman, kondisi ini dipengaruhi oleh sejumlah kondisi, salah satunya akibat cuaca.
"Dari pantauan di beberapa titik objek wisata pantai, belum ada peningkatan jumlah kunjungan wisatawan. Adapun wisatawan yang datang mayoritas warga dari dalam daerah Sukabumi," kata dia, dikutip dari ANTARA.
Masa Libur yang Sempit

©2021 Liputan6.com/Johan Tallo
Selain cuaca, hari libur yang sempit juga turut memengaruhi kedatangan para pelancong. Hal ini karena mulai Senin (26/12) kemarin, sejumlah perkantoran di kota-kota besar sudah kembali memulai rutinitasnya.
Walau begitu, dirinya memastikan akan ada peningkatan kunjungan terlebih menjelang pergantian tahun akhir pekan ini.
"Kami memprediksi puncak kedatangan wisatawan objek wisata perairan laut yang berada di kawasan Unesco Global Geopark Ciletuh Palabuhanratu mulai Jumat (30/12) hingga Sabtu (31/12) atau menjelang perayaan pergantian tahun," terangnya.
Miliki Panorama Indah di Sepanjang Jalan Menuju Pantai Selatan

Pemandangan indah menuju pantai selatan Sukabumi ©2022 YouTube Stefano Sanjaya/ Merdeka.com
Walau demikian, pantai selatan di Kabupaten Sukabumi tidak kehilangan pesonanya. Bahkan keindahan alamnya sudah bisa dirasakan wisatawan di sepanjang perjalanan menuju lokasi pantai.
Mengutip YouTube Stefano Sanjaya, sepanjang perjalanan dari arah Sukabumi menuju Palabuhanratu, pengendara akan diarahkan untuk melewati jalanan yang berkelok dan sedikit nanjak. Daerah ini secara administrasi masuk ke wilayah Cikidang.
Menariknya, di kawasan ini pemandangan hutan yang sejuk langsung tampak. Selain itu, pemandangan khas dataran tinggi juga terlihat di sepanjang perjalanan menuju kawasan pantai.
Dekat dengan Geopark Ciletuh
Area yang menarik dan dekat dengan pantai selatan Kabupaten Sukabumi adalah kawasan wisata edukasi, Geopark Ciletuh. Kawasan seluas 1261 kilometer persegi ini terletak di Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi.
Di sini pengunjung disuguhkan berbagai destinasi alam yang bisa dikunjungi seperti pantai, curug (air terjun) sampai perbukitan untuk melihat pemandangan yang instagramable.
Beberapa daya tariknya yakni Bukit Panenjoan, Puncak Darma, Curug Cimarinjung dan Curug Sodong yang memiliki air sangat jernih sampai hamparan sawah hingga pantai lepas.
Geopark Ciletuh diakui oleh UNESCO pada 18 April 2018 lalu dan kawasan ini juga mendapat peringkat ketiga sebagai Anugerah Pesona Indonesia yang diselenggarakan Kementerian Pariwisata.
Terdapat Fasilitas Penunjang Wisatawan
Tak jauh berbeda dengan destinasi wisata lainnya, kawasan pantai selatan di Kabupaten Sukabumi juga memiliki fasilitas penunjang yang bisa dimanfaatkan wisatawan.
Beberapa di antaranya yakni penginapan, hotel, rumah makan, area bersantai sampai asuransi kesehatan. Pemandangan di kawasan pantai tersebut juga sangat menakjubkan dengan deburan ombak yang besar.
Deretan bukit juga seakan menambah keindahan dari garis pantai tersebut, dengan hijaunya tumbuhan dan pepohonan yang menghiasinya.
Namun wisatawan diimbau untuk tidak berenang di laut, lantaran kawasan pantai di selatan Sukabumi memiliki ombak yang cukup besar, dan berpotensi menimbulkan kecelakaan laut.
Banyak Pilihan Pantai yang Menarik

©2021 Liputan6.com/Johan Tallo
Kemudian, sejumlah pantai di kawasan Palabuhanratu atau selatan Sukabumi itu juga menyuguhkan beragam pantai yang bisa dikunjungi untuk dinikmati keindahannya selama masa liburan.
Dikutip dari Liputan6, beberapa pantai tersebut yakni Pantai Palabuhanratu, Pantai Cimaja, Pantai Citepus, Pantai Cibangban, dan Pantai Batu Bintang. Pantai-pantai tersebut sangat strategis dan mudah untuk dijangkau oleh para wisatawan.
Saat liburan, biasanya banyak wisatawan yang memadati lokasi itu untuk bermain pasir hingga air.
Punya Cerita Legenda
Pesona lainnya yang bisa didapatkan saat berwisata di kawasan pantai selatan Kabupaten Sukabumi adalah cerita legedanya yang masih dipercayai masyarakat secara turun temurun.
Mengutip laman warisanbudaya.kemendikbud.go.id, cerita itu mengangkat kisah tentang Kerajaan Pajajaran yang dipimpin oleh Nyai Putri Purnamasari yang harus menghadapi peperangan besar.
Nyai Putri Purnamasari turut maju dalam peperangan besar itu didampingi suaminya, Raden Kumbang Bagus Setra, dan sejumlah wakil kerajaan bernama Rakean Kalang Sunda serta pasukannya.
Mereka mencoba melawan musuh yang saat itu dipimpin Jaya Antea, dengan kekuatan yang tak kalah besar, dan memiliki sifat sombong, kejam serta tak ingin menerima takdir. Akibat peperangan itu, bumi terbelah menjadi dua hingga Raden Kumbang jatuh ke dalamnya.
Lama-kelamaan, peperangan dimenangkan oleh Kerajaan Pajajaran, dan di kesempatan yang sama Nyai Ratu kemudian melahirkan bayi perempuan bernama Nyai Putri Mayang Sagara Pamulangan yang meneruskan tahta kerajaan hingga diberi gelar Kanjeng Ratu Kidul.
(mdk/nrd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya