Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Bikin Haru, Teknologi Ini Bantu Pertemukan Ibu dengan Anaknya yang Sudah Meninggal

Bikin Haru, Teknologi Ini Bantu Pertemukan Ibu dengan Anaknya yang Sudah Meninggal virtual reality. MBC TV

Merdeka.com - Kisah haru ini datang dari seorang ibu yang kehilangan anaknya karena mengidap penyakit yang susah diobati. Dengan teknologi baru yang canggih, ibu ini bisa 'bertemu' lagi dengan sosok sang buah hati.

Sebelum dilahirkan Ibu menjaga anak yang masih ada di dalam kandungan sebaik mungkin agar nanti jika sang buah hati lahir akan lahir sempurna. Tumbuh kembang anak juga berasal dari orang tua yang mendidik buah hatinya dari bayi hingga dewasa. Kelak ketika dewasa sang buah hati bisa menjadi anak yang cerdas, pintar dan mandiri.

Adanya buah hati bagi keluarga adalah anugerah bagi orang tua. Berharap menjadi sebuah cerita bahagia baru bagi keluarga. Namun, berbeda lagi ketika cerita itu menjadi kisah haru. Seorang Ibu dari keluarga yang berada di Korea Selatan harus merelakan sang buah hati pergi untuk selamanya. Pedihnya ketika sang buah hati harus pergi karena menderita penyakit yang sulit diobati.

Tidak Ada yang Bisa Menggantikan

virtual reality

MBC

Ketika sang buah hati pergi untuk selamanya sudah tidak ada yang bisa menggantikan perannya di dalam keluarga. Seorang istri kehilangan suaminya disebut janda, suami kehilangan istri disebut duda, seorang anak kehilangan orang tuanya disebut yatim piatu, bagaimana ketika orang tua kehilangan anaknya?

Ibu yang bernama Jang Ji-sung menerima kenyataan itu. Ia harus kuat dalam merelakan buah hatinya pergi untuk selamanya. Anaknya yang bernama Nayeon meninggal saat berusia 7 tahun.

Bertemu Kembali

virtual reality

Foto Nayeon pada 2017 ketika masih dirawat / MBC

Stasiun televisi pemerintah Korea Selatan, MBC mengobati kerinduan Jang Ji-sung. Ibu dan anak ini dipertemukan kembali melalui teknologi Vitual Reality. Program televisi bernama "I Met You" berkesempatan mendokumentasikan momen haru 'pertemuan' Ibu dengan sang buah hati.

Namun pertemuan itu hanya berlangsung beberapa menit saja. Di dalam pertemuan singkat itu Jang Ji-sung mengaku sangat bahagia campur haru. Pertemuan itu Jang Ji-sung bisa berbicara dengan buah hatinya dan bisa merayakan kebahagiaan dalam acara ulang tahun sang buah hati.

Proses Produksi

virtual reality

MBC

Stasiun televisi itu mengerahkan tim yang melakukan produksi selama 8 bulan. Dalam rentang waktu tersebut mereka mengerjakan penataan tempat. Ditambah menggunakan seorang anak untuk dijadikan model virtual demi mewujudkan sosok Nayeon.

Harapan tim produksi tidak lebih hanya ingin 'menghadirkan' sosok yang sudah pergi. Dengan begitu orang-orang yang merindukannya bisa bertemu kembali. Namun, hal yang diharapkan adalah dengan sedikit melepas rindu bisa membuat mereka bangkit dan tetap tegar menjalani hidup.

Teknologi Masa Depan

virtual reality

MBC

Terhitung sampai saat ini teknologi yang mampu melakukan hal tersebut adalah Virtual Reality. Apakah nanti mungkin di masa depan akan terciptanya robot yang menggantikan orang yang sudah tiada? Robot yang diatur sedemikian rupa dan dipasangkan dengan kenangan-kenangan dari orang yang sudah tiada.

Ya, kita mungkin akan berpikiran itu adalah yang yang mustahil. Namun, kita tidak pernah tahu dan teknologi adalah hal yang berkembang dengan cepat dan pesat.

(mdk/dem)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP