Viral di media sosial seorang tentara gadungan yang diringkus anggota TNI di wilayah Gang Dukuh, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, Jawa Barat. Dalam tayangan yang beredar, pria tersebut diduga kerap melakukan penipuan dengan modus meminta sumbangan anak yatim.
Mengutip dari akun Instagram @andreli_48, Senin (3/4), anggota TNI yang merupakan Babinsa wilayah Jatiluhur itu merasa kesal atas ulah pria tersebut karena melakukan penipuan ke banyak orang.
“Ini saya cariin ini. Mintain duit di mana-mana. Bukan anggota dia, dia minta-mintain duit di Jatiluhur” kata anggota Babinsa yang berhasil meringkus tentara gadungan itu.
Advertisement
Mengaku Berpangkat Serka
Menurut anggota Babinsa juga, jika tentara gadungan itu kerap mengaku berpangkat Serka atau Sersan Kepala kepada warga yang dimintai uang. Ia juga disebut selalu menggunakan seragam PM untuk memuluskan aksinya.
“Malu-maluin tentara kamu, pangkatnya Serka lagi” kata anggota Babinsa tersebut.
Pria yang ditangkap itu kemudian diikat tangannya menggunakan tali, agar tidak kabur. Ia juga sebelumnya sempat buron hingga akhirnya berhasil diciduk di wilayah Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi.
“Ini tiap hari pakai ini dia, seragam PM. Ini tolong diviralkan, dia minta sumbangan buat yatim” katanya lagi.
Advertisement
Dibawa ke Koramil Jatiasih
Berdasarkan keterangan di dalam video, terduga pelaku penipuan ini kemudian akan dibawa ke Koramil Jatiasih untuk ditindak lanjuti. Anggota Babinsa itu mengaku sudah lama mencari pria tersebut karena kerap meminta-minta di sana.
Untuk menghilangkan bukti, pelaku sebelum tertangkap sempat membuang alat pendukung untuk menjalankan aksinya berupa berkas di dalam map.
“Bang tolong dibawa ke Koramil, bang. Koramil Jatiasih, bang. Ini yang saya cari. Namanya Hariyadi” katanya.
Sebelumnya anggota itu sempat bertemu di jalan dengan terduga pelaku, dan mengejarnya. Untuk melumpuhkan saat kabur, terduga pelaku lantas ditabrak hingga tersungkur. Dengan sigap warga setempat langsung membantu mengamankannya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, pria tersebut juga didapati kerap melakukan pemalakan terhadap warga dan pemilik hajatan di wilayah Bekasi. Kini tentara gadungan itu sudah diamankan.