Cara Hamil Bayi Kembar secara Medis dan Alami, Berikut Penjelasannya

Sebenarnya, kembar identik atau fraternal terjadi secara alami tanpa ada kontrol manusia yang dapat menentukannya. Namun ada beberapa cara dan faktor-faktor yang dapat meningkatkan peluang kehamilan kembar.

Andre Kurniawan Kristi
Oleh Andre Kurniawan Kristi - Reporter
Cara Hamil Bayi Kembar secara Medis dan Alami, Berikut Penjelasannya
Potret Anisa Rahma Bersama Anak Kembar,. ©2022 Merdeka.com/Instagram Anisa Rahma

Memiliki anak kembar mungkin menjadi impian bagi sebagian pasangan suami istri. Terlebih lagi, dengan semakin populernya keluarga berencana, pasangan dapat memutuskan untuk mencoba memperoleh anak kembar melalui cara-cara tertentu. Namun, apakah ada cara hamil anak kembar?

Sebenarnya, kembar identik atau fraternal terjadi secara alami tanpa ada kontrol manusia yang dapat menentukannya. Kembar identik terjadi ketika satu telur dibuahi oleh satu sperma dan kemudian terpecah menjadi dua individu yang memiliki DNA yang sama persis. Sementara itu, kembar fraternal terjadi ketika dua telur yang berbeda dibuahi oleh dua sperma yang berbeda pula. Oleh karena itu, kehamilan kembar dapat terjadi pada siapa saja, tanpa memandang usia, ras, atau faktor lainnya.

Meski manusia tidak bisa mengontrol kehamilannya, ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan kemungkinan kehamilan kembar. Sebagai contoh, wanita yang memiliki riwayat keluarga kembar atau pernah melahirkan anak kembar, memiliki kemungkinan lebih besar untuk mendapatkan kehamilan kembar. Selain itu, usia juga dapat memengaruhi kemungkinan kehamilan kembar. Wanita yang berusia di atas 35 tahun memiliki kemungkinan lebih tinggi untuk hamil anak kembar.

Bagi yang menginginkannya, cara hamil anak kembar mungkin menjadi tema yang sering dicari. Berikut penjelasan cara hamil anak kembar dan faktor apa yang dapat meningkatkan peluangnya.

Cara Hamil Anak Kembar

Cara hamil anak kembar yang pertama bisa dengan Fertilisasi in vitro (IVF). Fertilisasi in vitro adalah salah satu jenis assisted reproductive technology (ART). Menurut Healthline, cara hamil anak kembar ini melibatkan intervensi medis untuk hamil. Wanita yang menggunakan IVF juga dapat diberi resep obat kesuburan sebelum prosedur untuk meningkatkan peluang mereka untuk hamil.

Untuk IVF, sel telur wanita dan sperma pria dikeluarkan sebelum dibuahi. Mereka kemudian diinkubasi bersama di piring laboratorium tempat embrio terbentuk.

Melalui prosedur medis, dokter menempatkan embrio di dalam rahim wanita yang diharapkan akan tertanam dan tumbuh. Untuk meningkatkan kemungkinan embrio akan bertahan di dalam rahim, lebih dari satu mungkin dimasukkan selama IVF. Ini meningkatkan kemungkinan memiliki anak kembar.

Cara hamil anak kembar dengan obat penyubur

Cara hamil anak kembar yang kedua bisa dengan obat penyubur. Obat yang dirancang untuk meningkatkan kesuburan biasanya bekerja dengan meningkatkan jumlah sel telur yang diproduksi di ovarium wanita. Jika lebih banyak telur yang diproduksi, kemungkinan lebih dari satu dapat dilepaskan dan dibuahi. Jika terjadi pada saat yang sama, maka dapat menyebabkan kembar fraternal.

Clomiphene dan gonadotropin adalah obat kesuburan yang biasa digunakan untuk meningkatkan peluang memiliki anak kembar.

Clomiphene adalah obat yang hanya tersedia melalui resep dokter. Obat diminum, dan dosisnya tergantung pada kebutuhan individu. Obat ini bekerja dengan merangsang hormon tubuh untuk menyebabkan ovulasi. Penelitian telah menunjukkan bahwa wanita yang menggunakan obat ini untuk perawatan kesuburan cenderung memiliki anak kembar daripada mereka yang tidak.

Sedangkan obat gonadotropin adalah jenis obat kesuburan yang diberikan melalui suntikan. Follicle-stimulating hormone (FSH) diberikan sendiri atau dikombinasikan dengan luteinizing hormone (LH).

Kedua hormon tersebut dibuat secara alami oleh otak dan memerintahkan indung telur untuk menghasilkan satu sel telur setiap bulan. Ketika diberikan sebagai suntikan, FSH (dengan atau tanpa LH) memberi tahu ovarium untuk menghasilkan banyak sel telur. Karena tubuh membuat lebih banyak sel telur, ada kemungkinan bahwa lebih dari satu sel telur akan dibuahi.

American Society for Reproductive Medicine memperkirakan bahwa hingga 30 persen kehamilan yang terjadi saat menggunakan gonadotropin menghasilkan kembar.

Kedua obat ini umumnya dianggap aman dan efektif. Tapi seperti obat apapun, ada potensi risiko dan efek samping yang menyertai penggunaan obat kesuburan.

Diet untuk Tingkatkan Peluang Kehamilan Anak Kembar

Beberapa orang mungkin berharap pada makanan atau minuman tertentu sebagai upaya cara hamil anak kembar. Namun, tidak ada makanan atau minuman yang dapat meningkatkan peluang hamil anak kembar secara signifikan. Faktor genetik dan usia lebih berpengaruh dalam meningkatkan peluang kehamilan kembar daripada cara hamil anak kembar dengan pola makan atau minum tertentu.

Meskipun begitu, beberapa penelitian menunjukkan bahwa asupan makanan tertentu dapat meningkatkan peluang memiliki anak kembar, meski tidak signifikan. Sebagai contoh, wanita yang mengonsumsi susu atau produk susu yang mengandung lemak, seperti keju, dapat memiliki peluang lebih besar untuk hamil anak kembar. Hal ini diduga karena kandungan hormon pertumbuhan pada susu memicu pelepasan hormon gandaan di dalam tubuh.

Namun, perlu dicatat bahwa penelitian ini belum memberikan hasil yang konsisten, sehingga belum dapat dipastikan apakah konsumsi susu atau produk susu dapat meningkatkan kemungkinan kehamilan kembar.

Selain itu, beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa wanita yang mengonsumsi makanan yang kaya akan folat, seperti sayuran hijau, kacang-kacangan, dan buah-buahan, juga memiliki kemungkinan lebih besar untuk hamil anak kembar. Namun, sekali lagi, bukti ilmiah yang tersedia masih terbatas dan belum memberikan hasil yang konsisten.

Faktor-Faktor Kehamilan Kembar

Tidak ada cara pasti untuk dapat hamil anak kembar, karena faktor genetik dan usia ibu memiliki peran yang sangat besar dalam kehamilan kembar.

Berikut adalah faktor-faktor yang dapat meningkatkan peluang Anda mendapatkan kehamilan kembar:

  • Faktor Genetik: Jika ada riwayat keluarga yang memiliki kembar, maka kemungkinan untuk hamil anak kembar juga lebih besar. Namun, faktor ini sulit untuk diatur karena sifat genetik berasal dari orang tua.
  • Usia Ibu: Usia ibu juga berpengaruh pada kemungkinan kehamilan kembar. Semakin tua usia ibu, semakin besar kemungkinan memiliki anak kembar. Hal ini terjadi karena semakin tua usia ibu, semakin banyak hormon folikel-stimulating hormone (FSH) yang dihasilkan oleh tubuh, sehingga memungkinkan lebih banyak telur yang dilepaskan saat ovulasi.
  • Terapi Obat Fertilitas: Terapi obat fertilitas dapat meningkatkan peluang kehamilan kembar. Obat-obatan ini dapat merangsang produksi telur dan meningkatkan kemungkinan terjadinya ovulasi ganda.
  • Teknik Bayi Tabung: Teknik bayi tabung, terutama metode transfer embrio tunggal (SET), dapat mengurangi risiko kehamilan kembar. Namun, pada beberapa kasus, teknik bayi tabung juga dapat meningkatkan kemungkinan kehamilan kembar, tergantung pada jumlah embrio yang ditransfer.
  • Kehamilan Sebelumnya: Jika seorang ibu telah melahirkan anak kembar sebelumnya, kemungkinan ia akan memiliki anak kembar pada kehamilan berikutnya lebih tinggi daripada ibu yang belum pernah melahirkan anak kembar.
  • Kondisi Kesehatan Ibu: Memperhatikan kesehatan ibu selama proses kehamilan juga sangat penting. Ibu yang sehat dan aktif cenderung memiliki kemungkinan lebih besar untuk hamil anak kembar.

Perlu diingat bahwa kehamilan kembar juga dapat menyebabkan risiko kesehatan yang lebih tinggi bagi ibu dan bayi, sehingga penting untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum memutuskan untuk mencoba hamil anak kembar dan memperhatikan kesehatan selama proses kehamilan.

Rekomendasi