Penyebab Terjadinya Global Warming yang Wajib Diketahui, Cegah Sejak Dini

Global Warming atau yang juga kerap disebut sebagai pemanasan global merupakan suatu bentuk ketidakseimbangan ekosistem di Bumi akibat terjadinya proses peningkatan suhu rata-rata atmosfer, laut, dan daratan. Selama kurang lebih seratus tahun terakhir, suhu rata-rata di permukaan bumi telah meningkat 0.74 ± 0.18 °C.

Novi Fuji Astuti
Oleh Novi Fuji Astuti - Reporter
Penyebab Terjadinya Global Warming yang Wajib Diketahui, Cegah Sejak Dini
Ilustrasi kekeringan. ©2012 Shutterstock/Leigh Prather

Global Warming atau yang juga kerap disebut sebagai pemanasan global merupakan suatu bentuk ketidakseimbangan ekosistem di Bumi akibat terjadinya proses peningkatan suhu rata-rata atmosfer, laut, dan daratan. Selama kurang lebih seratus tahun terakhir, suhu rata-rata di permukaan bumi telah meningkat 0.74 ± 0.18 °C.

Meningkatnya suhu rata-rata permukaan bumi ini terjadi tak lain sebagai akibat dari meningkatnya emisi gas rumah kaca, seperti karbondioksida, metana, dinitro oksida, hidrofluorokarbon, perfluorokarbon, dan sulfur heksafluorida di atmosfer. Emisi ini terutama dihasilkan dari proses pembakaran bahan bakar fosil (minyak bumi dan batu bara) serta akibat penggundulan dan pembakaran hutan.

Lebih jauh berikut informasi mengenai penyebab terjadinya global warming yang wajib diketahui, cegah sejak dini telah dirangkum merdeka.com melalui file.upi.edu dan berbagai sumber lainnya pada Kamis, (28/04/2022).

Penyebab Terjadinya Global Warming


1. Bahan Bakar Bensin
Penyebab terjadinya global warming yang pertama adalah karena penggunaan bahan bakar bensin yang dapat menimbulkan gas karbondioksida. Bahayanya, gas ini akan sangat berpengaruh pada pemanasan global.

Gas karbondioksida ini pada akhirnya akan menangkap cahaya panas. Namun sayangnya, cahaya panas ini tidak bisa disalurkan ke luar angkasa. Pada akhirnya, cahaya panas hanya akan kembali ke bumi. Hingga berdampak buruk bagi polusi udara di bumi.

2. CFC Tidak Terkontrol
Penyebab terjadinya global warming berikutnya adalah CFC tidak terkontrol. CFC merupakan Cloro Four Carbon atau bahan kimia yang digabungkan menjadi alat rumah tangga. Peralatan ini memang bermanfaat untuk menunjang kehidupan, tetapi jika berlebihan juga tak direkomendasikan.

CFC biasanya terdapat pada kulkas dan AC. Penggunaan yang berlebihan dan tak sesuai aturan akan berdampak buruk bagi lingkungan, seperti pemanasan global.

3. Sampah Plastik
Bukan yang karena CFC yang tidak terkontrol, penyebab terjadinya global warming juga bisa karena karena semakin bertambahnya jumlah sampah plastik setiap harinya yang dapat mencemari lingkungan.

Menurut penelitian, plastik mengeluarkan gas metana dan etilena ketika terkena sinar matahari dan berakibat rusak. Gas metana alami atau buatan dikatakan sebagai penyebab utama perubahan iklim. Tentu saja hal ini akan berhubungan dengan peningkatan pemanasan global.

4. Efek Rumah Kaca
Efek rumah kaca juga bisa menjadi penyebab terjadinya global warming. Hal ini disebabkan karena efek panas yang dipantulkan ke permukaan bumi terperangkap, utamanya terperangkap oleh gas-gas di lapisan atmosfer.

Akibatnya lagi, gas ini justru berhenti dan tidak dapat diteruskan ke luar angkasa. Hal ini kemudian membuat panas cahaya matahari dipantulkan kembali ke permukaan bumi.

5. Gas Karbondioksida
Selanjutnya, gas karbon monoksida juga bisa menjadi penyebab terjadinya global warming. Gas ini berkaitan erat dengan aktivitas manusia. Apalagi jika aktivitas manusia ini berkaitan dengan penggunaan kendaraan bermotor. Gas karbonmonoksida inilah yang akan dikeluarkan oleh kendaraan bermotor dan menyebabkan polusi.

Membatasi penggunaan kendaraan bermotor bisa dijadikan solusinya. Misal lebih banyak berjalan kaki dan menggunakan kendaraan umum. Meski tak sepenuhnya mengatasi, setidaknya polusi bisa dikurangi.

Cara Mencegah Global Warming


Selain mengetahui penyebab global warming, kamu juga perlu tahu bagaimana cara mencegahnya. Untuk mencegah dampak global warming yang berbahaya untuk kehidupan manusia, penting bagi kamu untuk mencegahnya sedini mungkin.

Tak hanya untuk dirimu sendiri, ajak orang lain untuk mencegahnya bersama-sama. Semakin banyak orang yang sadar akan pentingnya mencegah global warming semakin sehat bumi yang kita huni. Berikut ini cara mencegah global warming yang dapat kamu lakukan yaitu:

1. Menanam pohon
Cara mencegah global warming yang pertama adalah dengan menanam pohon sebanyak mungkin. Kamu bisa menanam pohon di halaman rumah atau menaruh tanaman-tanaman kecil di teras. Selama fotosintesis, pohon dan tanaman lain menyerap karbon dioksida dan mengeluarkan oksigen.

Tanaman merupakan bagian integral dari siklus pertukaran atmosfer alami. Beberapa tanaman juga bisa melawan peningkatan karbon dioksida yang disebabkan oleh lalu lintas mobil, manufaktur, dan aktivitas manusia lainnya.

2. Kurangi penggunaan kendaraan bermotor pribadi
Cara mencegah global warming berikutnya adalah dengan mengurangi penggunaan kendaraan bermotor pribadi yang berarti lebih sedikit emisi. Selain menghemat bensin, berjalan kaki dan bersepeda merupakan bentuk olahraga yang menyehatkan. Kamu juga bisa memanfaatkan angkutan umum atau menggunakan kendaraan bersama-sama.

Jika terpaksa mengemudi, pastikan mobil atau motor berjalan efisien. Misalnya, menjaga agar ban terus mengembang dengan baik dapat meningkatkan jarak tempuh hingga lebih dari 3 persen.

3. Beli barang hemat energi
Cara mencegah global warming berikutnya adalah dengan membeli barang hemat energi. Peralatan rumah sekarang ini sudah banyak yang hadir dalam berbagai model hemat energi. Sebut saja lampu LED yang dirancang untuk memberikan cahaya yang tampak lebih alami dengan menggunakan energi yang jauh lebih sedikit daripada bola lampu standar.

Beberapa produk elektronik seperti AC, dan mesin cuci juga banyak tersedia dalam bentuk hemat energi. Hindari produk yang dikemas dengan kemasan berlebih, terutama plastik dan kemasan yang tidak dapat didaur ulang.

4. Menerapkan Reduce, Reuse, Recycle
Terakhir, Reduce, Reuse, Recycle masih jadi salah satu cara mencegah terjadinya global warming yang cukup efektif. Reduce adalah kegiatan menggunakan produk kemasan, terutama plastik seminimal mungkin. Langkah ini juga akan membantu mengurangi pemborosan. Reduce juga bisa dilakukan dengan membeli produk yang dapat digunakan kembali alih-alih yang sekali pakai.

Reuse adalah langkah menggunakan kembali benda-benda bekas seperti kantong plastik atau botol plastik. Sementara recycle adalah kegiatan mendaur ulang barang yang sudah tidak terpakai menjadi berguna lagi. Kamu bisa mendaur ulang kertas, plastik, koran, kaleng kaca dan limbah lainnya menjadi sesuatu yang bermanfaat.

Rekomendasi