Sorgum adalah biji-bijian sereal dari keluarga rumput Poaceae. Sorgum memiliki bentuk yang kecil, bulat, dan biasanya berwarna putih atau kuning, meskipun beberapa varietas berwarna merah, cokelat, hitam, atau ungu.
Ada banyak jenis dari sorgum, dan yang paling populer adalah sorgum bicolor, yang berasal dari Afrika. Spesies populer lainnya berasal dari Australia, India, dan negara-negara Asia Tenggara lainnya.
Meskipun sorgum kurang dikenal di dunia Barat, sorgum berada di urutan kelima untuk biji-bijian yang paling banyak diproduksi, di belakang jelai, beras, gandum, dan jagung, dengan produksi tahunan sekitar 57,6 juta ton. Petani menyukai tanaman ini karena toleran terhadap kekeringan, panas, dan berbagai kondisi tanah.
Pemanfaatan sorgum tak hanya sebatas untuk konsumsi manusia. Sorgum juga menjadi pakan ternak yang populer serta biofuel yang sedang berkembang.
Bagi manusia, sorgum adalah tanaman yang dapat memainkan peran penting dalam diet tertentu. Melansir dari organicfacts.net, berikut beberapa manfaat sorgum bagi kesehatan.
Advertisement
Meningkatkan Kesehatan Pencernaan
Manfaat sorgum yang pertama untuk meningkatkan kesehatan pencernaan. Sorgum mungkin adalah salah satu makanan terbaik untuk mendapatkan serat makanan. Secangkir biji-bijian sorgum mengandung hampir 13 gram serat makanan, yang akan membuat saluran pencernaan Anda dapat membuat makanan bergerak dengan lancar, mencegah kram, kembung, sembelit, sakit perut, kelebihan gas, dan diare.
Kemudian, dengan memenuhi atau melebihi jumlah asupan serat harian yang direkomendasikan dapat membantu mengikis kolesterol berbahaya (LDL) di dalam tubuh, yang dapat membantu meningkatkan kesehatan jantung dan melindungi tubuh dari kondisi seperti aterosklerosis, serangan jantung, dan stroke.
Membantu Mengelola Diabetes
Manfaat sorgum yang kedua untuk membantu mengelola diabetes. Karbohidrat yang terlalu manis, kurang serat, terurai menjadi gula sederhana dan merusak kadar glukosa dalam tubuh, yang dapat menyebabkan perkembangan diabetes, atau menyebabkan kekacauan bagi orang yang sudah menderita penyakit ini.
Namun, karbohidrat kompleks, dedak sorgum yang kaya tanin memiliki enzim yang dapat menghambat penyerapan pati oleh tubuh, sehingga dapat membantu mengatur kadar insulin dan glukosa dalam tubuh. Dengan demikian, penderita diabetes tidak akan menderita banyak penurunan dan lonjakan kadar glukosa mereka. Bagi mereka yang bebas diabetes, mengonsumsi biji-bijian utuh dalam porsi sedang dapat menjadi bagian dari diet sehat dan dapat mencegah penyakit.
Advertisement
Opsi Gandum Bebas Gluten
Manfaat sorgum yang ketiga yakni bisa dimanfaatkan sebagai opsi gandum yang bebas gluten. Penyakit celiac adalah alergi parah terhadap gluten, yang terutama ditemukan pada produk berbasis gandum. Gluten ditemukan dalam ribuan makanan sehari-hari, sehingga membuat kita kesulitan untuk menemukan pilihan makanan yang tepat bagi mereka yang menderita penyakit gastrointestinal.
Untungnya, jurnal Clinical Nutrition telah meliput penelitian kolaboratif, yang menyoroti bahwa biji-bijian dan rumput, seperti sorgum, dapat dimakan dengan aman oleh mereka yang menderita kondisi ini. Memilih biji-bijian bebas gluten dapat membantu orang-orang ini makan tanpa efek samping seperti peradangan, mual, dan kerusakan gastrointestinal.
Meningkatkan Kesehatan Tulang
Manfaat sorgum yang keempat untuk meningkatkan kesehatan tulang. Sorgum memiliki kandungan magnesium yang sangat tinggi. Jumlah magnesium yang cukup dapat membantu mempertahankan kadar kalsium dengan baik, karena magnesium akan membantu meningkatkan penyerapan kalsium dalam tubuh.
Kedua mineral ini juga merupakan bagian integral dari perkembangan jaringan tulang dan mempercepat penyembuhan tulang yang rusak atau menua. Ini dapat membantu mencegah kondisi seperti osteoporosis dan radang sendi, serta membuat Anda tetap aktif dan sehat hingga usia tua.
Advertisement
Meningkatkan Sirkulasi
Manfaat sorgum yang kelima untuk meningkatkan sirkulasi dalam tubuh. Sesuai penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Science of The Total Environment, sorgum mengandung mineral seperti tembaga, besi, seng, magnesium, dan kalsium.
Kehadiran tembaga dapat membantu meningkatkan penyerapan zat besi ke dalam tubuh. Hal ini berarti penurunan nutrisi ini dapat meningkatkan risiko anemia, yang merupakan nama lain dari kekurangan zat besi.
Dengan jumlah zat besi dan tembaga yang cukup dalam sistem, perkembangan sel darah merah dapat ditingkatkan, sehingga dapat meningkatkan sirkulasi darah, merangsang pertumbuhan dan perbaikan sel, dan meningkatkan tingkat energi dalam tubuh.
Mengandung Nutrisi Penambah Energi
Manfaat sorgum yang terakhir yakni menjadi makanan untuk menambah energi. Sesuai penelitian yang dilakukan oleh Departemen Ilmu Gizi, Universitas California dan diterbitkan dalam jurnal Nutrient Research, sorgum dinilai mengandung niasin.
Niasin juga dikenal sebagai vitamin B3 adalah komponen kunci untuk mengubah makanan menjadi energi dan bahan bakar yang dapat digunakan untuk tubuh dengan memecah dan memetabolisme nutrisi menjadi energi.