Saat ini pelaksanaan vaksinasi di Kota Bandung, Jawa Barat masih terus berlangsung. Berdasarkan data yang berhasil dihimpun, tercatat pada vaksinasi Covid-19 dosis pertama sudah mencapai 1.024.750 dengan target sasaran 70 persen penduduk Kota Bandung.
Untuk itu, Pemerintah Kota Bandung menargetkan sebanyak 1,9 juta jiwa warganya sudah tervaksin Covid-19 pada September 2021 mendatang dengan kekebalan kelompok (herd immunity).
"Jadi Kota Bandung itu target vaksinasinya sekitar 1.952.000 orang. Alhamdulillah, dosis pertama sudah lebih dari 1 juta orang atau di angka 52 persen. Dosis keduanya sudah 30 persen sekitar 528 ribu orang," kata Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana, Senin (16/8/2021).
Advertisement
Herd Immunity di September Tergantung Ketersediaan Vaksin
Terkait target yang akan dicapai pada bulan depan, Yana optimis kekebalan kelompok bisa segera terjadi jika ketersediaan vaksin di wilayahnya terjaga.
Adapun untuk saat ini Yana melaporkan jika penyuntikan vaksin untuk dosis kedua baru terlaksana sebesar 30 persen atau 586.935, sedangkan untuk dosis ke-3 sudah diberikan kepada 2.797 orang.
"Selama vaksinnya ada, kami yakin bisa mencapai 70 persen di September tercapai," ujarnya.
Advertisement
Fasilitas Kesehatan Mumpuni hingga Animo Masyarakat Tinggi
Terkait target tersebut, Yana juga menyampaikan jika target tersebut cukup realistis mengingat fasilitas hingga vaksinator di wilayahnya mumpuni.
Di luar itu, animo masyarakat untuk vaksinasi juga cukup tinggi. Terbukti di beberapa lokasi, banyak warga yang antusias untuk mengikutinya.
"Kita punya vaksinator cukup banyak, fasilitas kesehatan bisa digunakan. Seperti kampus, hotel dan mal itu sering dilakukan. Saya yakin," cetusnya.
Advertisement
Mendorong Tingkat Kewilayahan Ajak Warga Vaksinasi
Yana menambahkan, pembentukan kekebalan kelompok di tingkat lokal atau kewilayahan juga bisa segera terlaksana dengan mendorong segala unsurnya (RT, RW, Kelurahan dan Kecamatan) menyasar masyarakat untuk vaksinasi.
Percepatan herd immunity juga dilakukan dengan cara menyasar vaksin untuk anak-anak, lanjut usia (lansia) hingga kalangan disabilitas di tingkat kewilayahan.
"Ini juga untuk menyasar lansia, anak 12-17 termasuk disabilitas," kata dia.