Penonton setia Indosiar tentu sudah tak asing lagi dengan program religi bertajuk Tasbih Indosiar. Program yang tayang perdana 30 Juli 2020 ini dipandu oleh Lesti Kejora dan menghadirkan Ustaz Subki Al-Bughury sebagai pengisi acara.
Kerap mengangkat topik kehidupan sehari-hari dari sudut pandang Islam, cara penyampaian materi Ustaz Subki pun mudah dimengerti masyarakat. Tak heran jika Tasbih Indosiar menjadi salah satu acara bincang religi yang banyak dinantikan.
Belum lama ini, salah satu masalah yang dibahas di acara Tasbih Indosiar adalah soal perbedaan antara zakat dan wakaf. Berikut penjelasan Ustaz Subki dalam acara Tasbih Indosiar selengkapnya.
Advertisement
Melalui tayangan Tasbih Indosiar di kanal youtube Indosiar, Ustaz Subki Al-Bughury sempat membahas tentang zakat yang diberikan kepada seseorang. Orang yang telah diberikan zakat berhak mempergunakan seutuhnya untuk kepentingan pribadinya.
"Kalo orang menerima zakat itu kepemilikannya penuh untuk dirinya, jadi misal dia menerima zakat seekor sapi ya udah terserah dia, mau dipotong atau dipelihara lagi bebas" ucap Ustaz Subki.
Advertisement
Meski banyak cara melakukan kebaikan untuk mencari pahala, namun dalam kesempatan itu, Ustaz lulusan Institut Agama Islam Al-Aqidah ini sempat menjelaskan tentang perbedaan antara wakaf dan zakat dari sisi penggunaan dari sang penerima.
"Misalnya kalo orang menerima wakaf sapi, ya dia boleh memanfaatkan, misal tenaganya, misalkan ada susunya diambil susunya, tapi dia tidak boleh menjual dan atau memotong" ucap Ustaz Subki.
Advertisement
Walaupun ada perbedaan dari sisi penggunaan, namun Ustaz Subki menjelaskan persamaan Zakat dan Wafa, yaitu sama-sama berfungsi sebagai tabungan pahala yang selalu mengalir saat kelak di akhirat.
"Tapi dua-duanya punya persamaan, kita mengeluarkan harta, harta itu akan jadi tabungan kita di hari kiamat" ucap Ustaz Subki.