Rosemary adalah tumbuhan penghasil rempah yang berasal dari Mediterania. Rosemary adalah anggota dari keluarga mint Lamiaceae, bersama dengan banyak herbal lainnya seperti oregano, thyme, basil, dan lavender.
Rosemary kerap digunakan sebagai bumbu penyedap masakan. Namun di luar dapur, rosemary juga digunakan sebagai aromaterapi, the herbal, atau suplemen. Rosemary juga menjadi sumber zat besi, kalsium, dan vitamin B-6 yang baik.
Olahan lain dari rosemary adalah minyak esensial. Minyak esensial rosemary, yang menyimpan komponen inti dari tanaman, diekstraksi dan biasa dijual dalam botol kecil. Penggunaan minyak rosemary sendiri sering terlihat dalam pengobatan tradisional.
Rosemary adalah tanaman aromatik dan obat yang populer. Berikut manfaat minyak rosemary untuk kesehatan, yang dilansir dari healthline.com.
Advertisement
Meningkatkan Fungsi Otak
Manfaat minyak rosemary yang pertama untuk membantu meningkatkan fungsi otak. Di masa Yunani kuno dan Roma, rosemary dianggap dapat memperkuat ingatan. Penelitian menunjukkan bahwa menghirup minyak rosemary membantu mencegah pemecahan asetilkolin, zat kimia otak yang penting untuk berpikir, konsentrasi, dan memori.
Ketika 20 orang dewasa muda diberikan pertanyaan matematika di sebuah ruangan kecil yang diolesi minyak rosemary, kecepatan dan akurasi mereka meningkat sebanding dengan durasi minyak itu disebarkan. Selain itu, kadar senyawa rosemary tertentu dalam darah juga meningkat, yang menggambarkan bahwa rosemary dapat masuk ke tubuh Anda melalui pernapasan saja.
Penelitian lain menunjukkan bahwa menghirup rosemary dan minyak esensial lainnya dapat meningkatkan fungsi otak pada orang dewasa yang lebih tua dengan demensia, termasuk mereka yang menderita penyakit Alzheimer. Namun, perlu diingat bahwa diperlukan lebih banyak penelitian terkait manfaat ini.
Merangsang Pertumbuhan Rambut
Manfaat minyak rosemary yang kedua untuk membantu merangsang pertumbuhan rambut. Salah satu jenis kerontokan rambut yang paling umum adalah androgenetic alopecia, lebih dikenal sebagai pola kebotakan pada pria, meskipun juga dapat menyerang wanita. Minyak rosemary dianggap dapat mengobati alopecia androgenetik dengan mencegah produk sampingan testosteron menyerang folikel rambut Anda, yang merupakan penyebab kondisi ini.
Ketika pria dengan androgenetic alopecia memijat minyak rosemary yang diencerkan ke kulit kepala mereka dua kali sehari selama enam bulan, mereka mengalami peningkatan ketebalan rambut yang sama seperti mereka yang menggunakan obat penumbuh rambut yang umum.
Selain itu, mereka yang menggunakan minyak rosemary melaporkan jika mereka lebih sedikit merasa gatal di kulit kepala dibandingkan dengan minoxidil. Hal ini menunjukkan bahwa rosemary mungkin lebih dapat ditoleransi.
Advertisement
Membantu Menghilangkan Rasa Sakit
Manfaat minyak rosemary yang ketiga untuk membantu menghilangkan rasa sakit. Dalam pengobatan tradisional, rosemary digunakan sebagai pereda nyeri ringan. Dalam studi dua minggu, penderita stroke dengan nyeri bahu yang menerima campuran minyak rosemary dengan akupresur selama 20 menit dua kali sehari mengalami pengurangan rasa sakit sebanyak 30%. Sementara mereka yang hanya menerima akupresur mengalami pengurangan rasa sakit sebesar 15%.
Selain itu, sebuah penelitian pada hewan menentukan bahwa minyak rosemary sedikit lebih efektif untuk nyeri daripada acetaminophen, obat nyeri umum yang dijual bebas.
Meredakan Stres
Manfaat minyak rosemary yang keempat yakni untuk meredakan stres. Menghirup minyak rosemary dinilai dapat membantu mengurangi kecemasan. Ketika mahasiswa keperawatan menghirup minyak rosemary dari inhaler sebelum dan selama waktu tes, denyut nadi mereka menurun sekitar 9% . Karena peningkatan denyut nadi mencerminkan stres dan kecemasan jangka pendek, minyak rosemary secara alami dapat mengurangi stres.
Selain itu, ketika 22 orang dewasa muda menghirup minyak rosemary selama 5 menit, air liur mereka memiliki kadar hormon stres kortisol 23% lebih rendah dibandingkan dengan mereka yang mencium senyawa non-aromatik.
Advertisement
Meningkatkan Sirkulasi
Manfaat minyak rosemary yang kelima untuk meningkatkan sirkulasi. Jika Anda mengalami jari tangan dan kaki yang dingin, bahkan dalam suhu yang relatif hangat, minyak rosemary bisa dicoba untuk mengatasinya.
Dalam sebuah penelitian, seorang wanita dengan penyakit Raynaud (yang mengganggu sirkulasi) memijat tangannya dengan campuran minyak rosemary, dia menemukan bahwa minyak tersebut membantu menghangatkan jari-jarinya lebih baik dari minyak netral. Efek ini dikonfirmasi oleh pencitraan termal.
Jika Anda menderita penyakit Raynaud, pembuluh darah di jari tangan dan kaki menyempit saat Anda kedinginan atau stres, menyebabkannya kehilangan warna dan menjadi dingin. Minyak rosemary dapat membantu dengan memperluas pembuluh darah Anda, sehingga menghangatkan darah Anda dan membuatnya dapat mencapai jari tangan dan kaki Anda dengan lebih mudah.
Semoga Membantu Membangkitkan Anda
Minyak rosemary biasanya digunakan untuk mengatasi ketegangan mental dan kelelahan dalam pengobatan tradisional. Ketika 20 orang dewasa muda yang sehat menghirup minyak rosemary, mereka mengungkapkan bahwa dirinya merasa lebih segar secara mental sekitar 30% dan sekitar 25% lebih sedikit mengantuk dibandingkan dengan mencium minyak plasebo.
Peningkatan kewaspadaan ini berhubungan dengan perubahan gelombang otak dan peningkatan denyut jantung, pernapasan, dan tekanan darah. Menerapkan minyak rosemary encer ke kulit dapat memberikan manfaat yang sama, karena dapat mencapai otak Anda.
Namun, penelitian lebih lanjut di bidang ini masih diperlukan untuk mengkonfirmasi hasilnya.
Mengurangi Peradangan Sendi
Manfaat minyak rosemary yang terakhir untuk mengurangi peradangan sendi. Bukti awal menunjukkan bahwa minyak rosemary dapat membantu mengurangi peradangan jaringan yang dapat menyebabkan pembengkakan, nyeri dan kekakuan.
Ketika orang dengan rheumatoid arthritis diberi pijatan pada lutut selama 15 menit menggunakan campuran minyak rosemary tiga kali seminggu, mereka mengalami penurunan nyeri lutut sekitar 50% dalam dua minggu, dibandingkan dengan penurunan 12% pada mereka yang tidak diberi minyak.
Rheumatoid arthritis adalah kondisi autoimun di mana sistem kekebalan tubuh Anda sendiri menyerang jaringan, seperti lutut dan sendi lainnya, melukai lapisan sendi dan menyebabkan peradangan.
Namun, masih diperlukan lebih banyak penelitian tentang dampak rosemary pada peradangan.