12 Kebiasaan Buruk yang Bisa Sebabkan Kanker, Salah Satunya Kurang Minum Air

Ada begitu banyak hal yang dapat menyebabkan kanker. Salah satunya berasal dari kebiasaan yang sering kita lakukan. Kebiasaan-kebiasaan ini mungkin tidak kita sadari sangat berbahaya bagi tubuh.

Andre Kurniawan Kristi
Oleh Andre Kurniawan Kristi - Reporter
12 Kebiasaan Buruk yang Bisa Sebabkan Kanker, Salah Satunya Kurang Minum Air
Ilustrasi sel kanker. ©2012 Shutterstock/Juan Gaertner

Kanker masih menjadi penyakit yang menakutkan bagi banyak orang. Faktanya, kanker menjadi salah satu penyakit yang paling mematikan di dunia. Ya, kanker memang patut diwaspadai, baik dari gejalanya atau pun sumber penyebabnya.

Kanker adalah pertumbuhan sel-sel abnormal yang tidak terkendali di dalam tubuh. Kanker berkembang ketika mekanisme kontrol normal tubuh berhenti bekerja. Sel-sel tua yang tidak mati dan justru tumbuh di luar kendali, membentuk sel-sel baru yang abnormal. Sel-sel ekstra ini dapat membentuk massa jaringan, yang disebut tumor. Namun, beberapa kanker, seperti leukemia, tidak membentuk tumor.

Kanker juga memiliki banyak jenis. Kanker dapat berkembang di mana saja di seluruh tubuh dan diberi nama sesuai dengan bagian tubuh di mana ia muncul pertama kali. Misalnya, kanker payudara yang muncul pertama di payudara tetap disebut kanker payudara meskipun menyebar (metastasis) ke bagian tubuh lainnya.

Ada begitu banyak hal yang dapat menyebabkan kanker. Salah satunya berasal dari kebiasaan yang sering kita lakukan. Meskipun banyak orang lebih mengenal rokok sebagai kebiasaan yang dapat memicu kanker, ada pula kebiasaan lain yang mungkin tidak kita sadari dapat memicu munculnya penyakit mematikan ini.

Selain merokok, berikut kebiasaan yang bisa sebabkan kanker yang kami rangkum dari bestlifeonline.com.

Kebiasaan yang bisa sebabkan kanker pertama adalah tidur dengan meletakkan ponsel dekat dengan kepala. Sebagian besar orang pasti suka melakukan kebiasaan ini. Meskipun Anda mungkin suka tidur saat mendengarkan lagu atau konten favorit lainnya, Anda harus memastikan untuk meletakkan ponsel sejauh mungkin dari kepala Anda saat sedang tidur.

Pada tahun 2017, Departemen Kesehatan Masyarakat California mengeluarkan pedoman untuk meminimalkan paparan orang terhadap pelepasan energi frekuensi radio ponsel, yang telah dikaitkan dengan kanker otak. Di antara saran mereka adalah "menjauhkan telepon dari tempat tidur di malam hari."

Tidak memakai tabir surya

Kebiasaan yang bisa sebabkan kanker yang kedua adalah tidak menggunakan tabir surya. Kebanyakan orang berpikir mereka tidak perlu memakai tabir surya kecuali mereka pergi ke pantai.

Tapi informasi yang salah ini mengarah ke banyak kasus kanker kulit. Menurut Yayasan Kanker Kulit, Anda harus mengoleskan SPF, tidak peduli musim atau cuaca, karena berguna untuk mengurangi risiko munculnya kanker.

Tinggal di daerah tercemar

Kebiasaan yang bisa sebabkan kanker yang ketiga adalah tinggal di daerah tercemar. Bahkan tindakan sederhana seperti bernapas di area yang tercemar dapat meningkatkan risiko kanker.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia, seperti yang dikutip oleh American Cancer Society, zat penyebab kanker di udara menyebabkan 223.000 kematian akibat kanker paru-paru pada tahun 2010 saja. Selain itu, polusi juga dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker kandung kemih.

Kebiasaan yang bisa sebabkan kanker yang keempat adalah penggunaan pemanis buatan. Seperti yang ditunjukkan oleh National Cancer Institute, meskipun hubungan konklusif belum ditetapkan antara konsumsi pemanis buatan dan kanker, penelitian yang dilakukan pada hewan telah menemukan bahwa pengganti gula yang umum seperti sakarin, aspartam, sucralose, dan siklamat dapat menyebabkan kanker kandung kemih dan otak, beserta limfoma dan leukemia.

Terlalu banyak mengonsumsi suplemen

Kebiasaan yang bisa sebabkan kanker yang kelima adalah konsumsi suplemen berlebihan. Meskipun mengonsumsi suplemen harian dengan dosis yang tepat terbukti bermanfaat bagi kesehatan Anda, sebuah studi tahun 2015 dari University of Colorado Cancer Center menunjukkan bahwa mengonsumsi lebih dari dosis suplemen yang direkomendasikan setiap hari dapat menyebabkan kanker. Secara khusus, penelitian ini menemukan bahwa mengonsumsi lebih dari jumlah suplemen beta karoten yang disarankan meningkatkan risiko kanker paru-paru sebesar 20 persen.

Menghindari buah dan sayur

Kebiasaan yang bisa sebabkan kanker berikutnya yakni tidak suka mengonsumsi buah dan sayuran. Menurut Harvard's School of Public Health, makan berbagai buah dan sayuran setiap hari telah terbukti mengurangi peluang Anda terkena kanker. Jadi jika Anda tidak terlalu suka makan buah dan sayur, segera temukan satu atau dua buah dan sayuran yang dapat Anda konsumsi.

Menurut organisasi nirlaba breastcancer.org, penelitian menunjukkan bahwa wadah minuman plastik dapat mencemari cairan dengan bahan kimia yang berpotensi berbahaya seperti BPA, hormon sintetis lemah yang dapat mengacaukan keseimbangan hormon tubuh Anda dan meningkatkan risiko kanker payudara. Masih ada pendapat yang beragam tentang apakah botol plastik benar-benar menyebabkan kanker atau tidak, tetapi yang terbaik adalah menghindarinya.

Kurang minum air putih

Minum banyak air sepanjang hari membuat segala sesuatu di tubuh Anda bekerja dengan baik. Ini juga mengencerkan zat berbahaya dalam urin, dan berpotensi membantu mengurangi risiko kanker kandung kemih. Jadi penuhi asupan cairan Anda, bukan hanya karena mengurangi risiko kanker, tetapi juga karena untuk menghidrasi tubuh Anda.

Bekerja shift malam

Laporan terbaru memperkirakan bahwa sebanyak tiga juta orang Amerika sekarang bekerja shift malam. Meskipun bekerja saat gelap dan tidur saat terang tidak akan membahayakan tubuh, sebuah studi tahun 2013 yang diterbitkan dalam British Medical Journal menemukan bahwa pergeseran waktu tidur dapat meningkatkan risiko terkena kanker payudara. Hal ini kemungkinan besar disebabkan karena supresi melatonin.

Sebuah analisis 2010 dalam jurnal Environmental Health Perspectives menemukan bahwa cahaya buatan yang berasal dari layar TV Anda terkait dengan kanker payudara dan prostat.

"Cahaya di malam hari kemungkinan menjadi salah satu dari sejumlah faktor yang berkontribusi terhadap peningkatan kanker payudara selama beberapa dekade terakhir," ujar Les Reinlib, direktur program National Institute of Environmental Health Sciences, dalam penelitian tersebut.

Terlalu banyak duduk

Dalam ulasan tahun 2014 yang diterbitkan dalam Journal of National Cancer Institute, ilmuwan Jerman menganalisis data dari 43 penelitian dan menemukan bahwa untuk setiap dua jam tambahan dari perilaku menetap atau pasif dalam sehari, risiko seseorang terkena kanker usus besar, kanker endometrium, dan kanker paru-paru meningkat sebesar masing-masing 8 persen, 10 persen, dan 6 persen.

Tidak dapat mengelola stres

Menurut National Cancer Institute, meskipun stres tidak secara langsung menyebabkan kanker, respons tubuh Anda terhadap stres, yang melalui hal-hal seperti peningkatan tekanan darah, detak jantung yang cepat, dan peningkatan kadar gula darah, dapat menyebabkan kanker jika tidak ditangani.

Dalam beberapa tahun terakhir, hubungan juga telah ditemukan antara stres psikologis dan kanker, mengingat orang-orang di bawah tekanan dapat mengembangkan perilaku buruk tertentu seperti "merokok, makan berlebihan, atau minum alkohol."

Rekomendasi