Penyebab Hematuria yang Perlu Diwaspadai, Perhatikan Cara Mencegahnya

Mengabaikan darah yang terlihat pada urine, atau hematuria, bisa saja memperburuk kondisi serius seperti kanker dan penyakit ginjal. Memperhatikan apa yang menjadi penyebabnya dan mengetahui cara mencegahnya akan membantu menghindari kondisi ini.

Andre Kurniawan Kristi
Oleh Andre Kurniawan Kristi - Reporter
Penyebab Hematuria yang Perlu Diwaspadai, Perhatikan Cara Mencegahnya
Hematuria. everydayhealth.com

Hematuria adalah kondisi di mana adanya darah atau sel darah dalam urine. Meskipun darah dalam urine tidak selalu menjadi gejala penyakit yang signifikan, kondisi ini bisa menjadi tanda peringatan penting bagi masalah kesehatan.

Ketika urine berwarna merah atau merah muda, ini bisa dikaitkan dengan keberadaan darah dalam urine dan disebut sebagai hematuria "kotor" (gross) atau "terlihat" (visible). Namun terkadang, darah yang ada di dalam urine tidak mudah dilihat oleh mata. Kondisi ini disebut hematuria “mikroskopis” karena hanya dapat dilihat di bawah mikroskop.

Mengabaikan darah yang terlihat pada urine, atau hematuria, bisa saja memperburuk kondisi serius seperti kanker dan penyakit ginjal. Jadi Anda disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter sesegera mungkin.

Hematuria bisa disebabkan oleh berbagai hal. Dalam artikel kali ini kami akan membahas apa saja penyebab hematuria yang dilansir dari laman healthline.com.

Infeksi

Penyebab hematuria yang pertama adalah infeksi. Infeksi adalah salah satu penyebab hematuria yang paling umum. Infeksi bisa terjadi di suatu tempat di saluran kemih, kandung kemih, atau ginjal Anda.

Infeksi terjadi ketika bakteri naik ke uretra, yaitu saluran yang membawa urine keluar dari tubuh dari kandung kemih. Infeksi bisa berpindah ke kandung kemih dan bahkan ke ginjal. Ini sering menyebabkan rasa sakit dan sering buang air kecil. Kondisi ini bisa berupa hematuria kotor atau mikroskopis.

Batu

Penyebab hematuria yang kedua adalah adanya batu. Ya, alasan umum lainnya untuk darah dalam urine adalah adanya batu yang ada di kandung kemih atau ginjal. Batu yang dimaksud adalah kristal yang terbentuk dari mineral dalam urine Anda. Mereka bisa berkembang di dalam ginjal atau kandung kemih.

Batu yang berukuran besar dapat menyebabkan penyumbatan yang sering mengakibatkan hematuria dan nyeri yang signifikan.

Pembesaran Prostat

Penyebab hematuria yang ketiga adalah karena pembesaran prostat. Pada pria paruh baya, penyebab hematuria yang cukup umum adalah karena pembesaran prostat. Kelenjar ini berada tepat di bawah kandung kemih dan di dekat uretra.

Ketika prostat membesar, seperti yang sering terjadi pada pria paruh baya, ia menekan uretra. Hal ini menyebabkan masalah buang air kecil dan dapat mencegah kandung kemih untuk membuang limbah. Kondisi ini dapat menyebabkan infeksi saluran kemih (ISK) dengan darah dalam urin.

Penyakit Ginjal

Penyebab hematuria yang keempat yakni karena penyakit ginjal. Alasan yang kurang umum untuk melihat darah dalam urine adalah penyakit ginjal. Ginjal yang sakit atau meradang dapat menyebabkan hematuria. Penyakit ini dapat terjadi dengan sendirinya atau sebagai bagian dari penyakit lain, seperti diabetes.

Pada anak usia 6 sampai 10 tahun, gangguan ginjal pasca-streptokokus glomerulonefritis dapat menyebabkan hematuria. Gangguan ini dapat berkembang satu hingga dua minggu setelah infeksi strep yang tidak diobati. Dulunya kondisi ini umum terjadi, tapi sekarang sudah jarang karena antibiotik dapat dengan cepat mengobati infeksi strep.

Kanker

Penyebab hematuria yang kelima adalah karena kanker. Kanker kandung kemih, ginjal, atau prostat dapat menyebabkan darah pada urine. Ini merupakan gejala yang sering terjadi pada kasus kanker stadium lanjut. Kondisi ini mungkin tidak memiliki tanda atau gejala sebelumnya.

Obat-obatan

Penyebab hematuria yang berikutnya yaitu karena konsumsi obat-obatan. Obat-obatan tertentu dapat menyebabkan hematuria. Obat-obatan ini termasuk:

penisilin

aspirin

pengencer darah seperti heparin dan warfarin (Coumadin)

siklofosfamid, yaitu obat yang digunakan untuk mengobati jenis kanker tertentu

Penyebab yang Jarang Terjadi

Ada beberapa penyebab lain dari hematuria yang tidak terlalu umum. Kelainan darah yang jarang terjadi seperti anemia sel sabit, sindrom Alport, dan hemofilia dapat menyebabkan adanya darah dalam urine. Olahraga berat atau pukulan ke ginjal juga dapat menyebabkan keluarnya darah di urine.

Cara Mencegah Hematuria

Mencegah hematuria berarti mencegah penyebab yang mendasarinya. Cara mencegah hematuria bisa dilakukan dengan:

  • Untuk mencegah infeksi, minumlah banyak air setiap hari, buang air kecil segera setelah berhubungan seksual, dan lakukan kebiasaan bersih yang baik.
  • Untuk mencegah batu, minum banyak air dan hindari kelebihan garam dan makanan tertentu seperti bayam dan rhubarb.
  • Untuk mencegah kanker kandung kemih, berhentilah merokok, batasi paparan bahan kimia, dan minum banyak air.
Rekomendasi