Selain mengonsumsi makanan sehat, berolahraga juga menjadi salah satu cara untuk menerapkan pola hidup sehat. Sudah banyak tulisan-tulisan yang menjelaskan betapa pentingnya olahraga bagi kesehatan tubuh, dan juga risiko jika kita jarang berolahraga.
Dalam berolahraga, kita tidak harus pergi ke gym atau lapangan. Rumah Anda sendiri juga bisa dijadikan tempat latihan. Push up, sit up, yoga, lompat tali, dan gerakan-gerakan lainnya bisa dengan mudah dilakukan di rumah sendiri.
Namun, tentu ketika berolahraga kita harus memperhatikan agar setiap gerakan latihan kita benar. Gerakan yang salah dapat membuat latihan kita menjadi tidak optimal. Atau bahkan posisi tubuh yang salah juga dapat menyebabkan cidera.
Begitu juga ketika kita melakukan push up. Gerakan push up dapat membantu melatih otot dada dan otot lengan. Meski latihan ini tergolong mudah dilakukan oleh siapa saja, namun masih banyak orang yang salah ketika melakukannya.
Untuk membantu Anda mendapatkan hasil latihan yang optimal dari push up, berikut ini, dilansir dari thelist.co, beberapa kesalahan saat melakukan push up yang harus segera Anda perbaiki.
Advertisement
Kesalahan saat melakukan push up yang pertama adalah penempatan tangan yang salah. Ketika Anda ingin memperbaiki gerakan push up yang benar, pertama dimulai dengan penempatan tangan yang tepat.
Kebanyakan orang memposisikan tangan mereka terlalu lebar dan terlalu jauh ke depan. Hal ini dapat memberi lebih banyak tekanan pada bahu, dan akhirnya Anda tidak memiliki kekuatan yang optimal untuk melakukan push-up.
Periksa bentuk posisi tubuh Anda dengan memastikan tumit berada tepat di bawah bahu, atau sedikit lebih lebar dari dada. Ini akan membuat dasar yang kokoh untuk menopang latihan tanpa memberi tekanan yang berlebihan pada sendi bahu.
Siku mengembang
Kesalahan saat melakukan push up yang kedua yaitu pada posisi siku yang salah. Mungkin beberapa orang berpikir bahwa tubuh harus membentuk huruf “T” dengan lengan yang menonjol dengan membentuk sudut 90 derajat ketika melakukan push up.
Sayangnya, ini adalah kesalahan saat melakukan push up yang tidak patut ditiru. Karena posisi tersebut akan membuat tekanan pada bahu semakin bertambah.
Menempatkan tangan pada posisi yang benar membantu memastikan pergelangan tangan Anda tidak miring ke dalam atau ke luar, melainkan sejajar dengan jari tengah yang mengarah lurus ke depan.
Pastikan juga siku mengarah sedikit ke belakang sekitar dengan sudut 60 derajat dari tubuh Anda, sehingga mengubah bentuk tubuh Anda seperti bentuk panah.
Advertisement
Kesalahan saat melakukan push up yang ketiga yaitu membiarkan punggung bawah Anda jatuh atau melorot. Ketika menurunkan badan saat push up, setelah leher berada di antara kedua lengan, beberapa orang mungkin akan membiarkan punggung bawah melorot atau jatuh. Ini adalah kesalahan bentuk yang tak terhindarkan ketika Anda tidak memiliki kekuatan dasar untuk melakukan push-up.
Kekuatan inti yang buruk menjadi alasan di balik bentuk yang salah ini. Dan jika Anda tidak berhati-hati, posisi punggung yang rendah ini bisa menyebabkan nyeri punggung.
Alih-alih melakukan beberapa repetisi lagi dengan bentuk yang sama, cobalah melakukan push-up miring dengan penekanan untuk memperkuat tubuh inti Anda saat. Anda bisa melakukan push up di permukaan yang lebih tinggi, seperti meja, bangku, atau kursi yang kokoh untuk mencoba latihan ini lagi.
Push up terlalu cepat
Kesalahan saat melakukan push up yang keempat yaitu melakukan push yang terlalu cepat. Banyak orang yang melakukan push up secara terburu-buru. Mereka seperti mementingkan kuantitas repetisi yang mereka lakukan dari pada kualitas push up itu sendiri.
Push up yang dilakukan dengan cepat dan terburu-buru akan membuat kontrol tubuh menjadi berkurang. Hal ini akan menyebabkan bentuk tubuh yang tidak sempurna, bahkan terkesan bisa menjadi buruk.
Anda harus bisa mengendalikan setiap gerakan tubuh yang turun dan naik. Pastikan juga Anda bernapas secara konsisten ketika berlatih.
Advertisement
Kesalahan saat melakukan push up yang kelima yaitu menahan napas. Mungkin terdengar konyol, namun secara tidak sengaja Anda mungkin pernah melakukannya.
Kesalahan ini sebenarnya tidak hanya pada push up, namun pada saat latihan lain di mana intensitasnya mulai semakin berat. Menahan napas atau bernapas secara sporadis ketika melakukan latihan hanya akan mengacaukan fisiologi olahraga dasar.
Tubuh Anda membutuhkan aliran oksigen yang stabil untuk membantu setiap gerakan. Bernapas dengan benar juga dapat membantu melakukan mengeluarkan kemampuan terbaik Anda saat latihan.
Saat melakukan push-up, fokuslah untuk mengambil napas saat menurunkan dada ke lantai, lalu buang napas saat Anda kembali mengangkat tubuh.