Albumin merupakan salah satu jenis protein yang ada pada darah. Albumin menjadi salah satu protein yang penting untuk mengatur tekanan dalam pembuluh darah dan menjaga agar cairan yang terdapat dalam pembuluh darah tidak bocor ke jaringan tubuh sekitarnya.
Jenis protein ini diproduksi oleh organ hati. Keberadaan albumin dalam darah ini juga memiliki fungsi tertentu. Salah satu fungsi albumin yaitu menjaga keseimbangan kadar cairan yang ada di dalam tubuh.
Albumin juga berguna untuk menyediakan protein yang mendukung berbagai fungsi tubuh. Selain itu masih ada beberapa fungsi albumin lainnya yang berguna bagi tubuh manusia.
Berikut ini, dilansir dari honestdocs dan Alodokter, kami rangkum beberapa fungsi albumin dalam menjaga tubuh manusia beserta efek sampingnya.
Advertisement
Antioksidan di Dalam Darah
Fungsi albumin dalam menjaga tubuh yang pertama adalah sebagai salah satu jenis antioksidan dalam darah. Albumin bekerja dengan mengikat logam dan bereaksi dengan radikal bebas.
Radikal bebas yang dibiarkan begitu saja, justru akan menyebabkan kerusakan pada sel tubuh. Seperti yang kita tahu, dalam menangkal radikal bebas, peran antioksidan sangat dibutuhkan untuk mengatasinya.
Advertisement
Sebagai Pengikat Darah
Fungsi albumin dalam menjaga tubuh yang kedua yaitu untuk mengikat darah. Mungkin yang kita tahu bahwa darah berbentuk seperti cairan. Namun sebenarnya, darah tidak sepenuhnya berbentuk cairan karena terdapat peran albumin yang mengikat seluruh bagian sel dengan air sehingga membentuk cairan darah seperti yang kita kenal.
Albumin akan melakukan apa yang disebut dengan tekanan onkotik, yaitu tekanan untuk mempertahankan cairan agar tetap berada di pembuluh darah. Jika dalam pembentukan albumin ini terganggu, maka akan menyebabkan penurunan pada tekanan onkotik dan akhirnya mengakibatkan pembengkakan atau endema.
Advertisement
Menjaga Keseimbangan Cairan dalam Tubuh
Fungsi albumin dalam menjaga tubuh yang ketiga yaitu sebagai penjaga keseimbangan cairan dalam tubuh. Seperti yang disebutkan sebelumnya bahwa salah satu fungsi albumin dalam tubuh manusia yaitu untuk menjaga keseimbangan cairan.
Sel-sel yang berada di dalam tubuh memerlukan keseimbangan cairan untuk mempertahankan fungsinya. Di sinilah fungsi albumin dibutuhkan, karena jenis protein ini akan menjaga kondisi tersebut agar tetap dalam kadar normal. Albumin akan mendorong cairan masuk ke dalam sel yang membutuhkan dan memancarkan cairan di dalam sel untuk keluar ketika kadarnya sudah berlebihan.
Begitu penting fungsi albumin dalam menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh. Oleh karena itu, menjaga kadar normal albumin menjadi suatu keharusan agar tidak mengganggu kerja sel di dalam tubuh.
Advertisement
Pengangkut Berbagai Nutrisi dan Hormon
Fungsi albumin dalam menjaga tubuh yang keempat yaitu sebagai pengangkut berbagai nutrisi dan hormon. Albumin dalam darah akan bertindak sebagai pengangkut dan juga menyebarkan mineral kalsium, hormon progesteron dan obat-obatan ke seluruh jaringan tubuh.
Selain itu albumin juga menjadi sarana untuk mengangkut bilirubin dan pigmen kuning ke seluruh tubuh. Jika tubuh sampai kekurangan bilirubin, akan menyebabkan efek samping seperti ikterus, penurunan berat badan, dan kelelahan.
Advertisement
Memperbaiki Jaringan Sel yang Rusak
Fungsi albumin dalam menjaga tubuh yang kelima adalah untuk membantu memperbaiki jaringan sel yang rusak. Albumin berperan sebagai agen yang akan membentuk ikatan antar sel yang keberadaannya dibutuhkan dalam proses regenerasi dan perbaikan sel.
Albumin akan memberi sinyal pada sistem imunitas tubuh jika terjadi kerusakan sel. Hal inilah yang menyebabkan albumin sangat erat kaitannya dengan pembentukan sel darah putih. Sel darah putih sendiri merupakan zat penting yang sangat dibutuhkan dalam menjaga kekebalan tubuh.
Ketika kadar albumin rendah, maka proses pemulihan jaringan sel tubuh yang rusak akan melambat dan mengganggu pembentukan jaringan sel baru. Kondisi seperti ini tentu akan sangat berpengaruh terhadap kondisi kesehatan, yang dapat memperlambat proses penyembuhan suatu penyakit.
Advertisement
Dampak Kelebihan Albumin
Kadar albumin yang tinggi dapat memunculkan gejala berupa dehidrasi, karena dalam kondisi seperti ini sel akan mengonsumsi lebih banyak air untuk menyeimbangkan jumlah albumin yang lebih tinggi dalam darah.
Penyebab kadar albumin yang tinggi bisa karena pemakaian obat-obatan steroid anabolik, hormon androgen, hormon pertumbuhan atau insulin.
Advertisement
Dampak Kekurangan Albumin
Kekurangan albumin ditandai dengan gejala adanya pembengkakan (endema) pada tubuh, misalnya pada tungkai, pergelangan kaki, perut (asites), bahkan menimbulkan sesak napas akibat penumpukan cairan di paru-paru. Kondisi tertentu seperti penyakit hati juga dapat menyebabkan kadar albumin menjadi rendah, karena penyakit hati mengganggu kemampuan tubuh untuk memproduksi protein (albumin).
Selain itu, penyakit ginjal juga dapat memengaruhi kemampuan tubuh untuk menggunakan protein albumin, pada ginjal yang rusak Albumin bisa keluar bersama urin (Albuminuria) hingga akhirnya kadar dalam darah menjadi rendah.