Penggunaan perangkat teknologi dalam melakukan pekerjaan atau pun tugas akan sangat memudahkan kita dalam menyelesaikannya. Namun, dibalik kecanggihan dan kemudahan yang kita dapatkan, terdapat kelemahan yang juga dapat merugikan kita.
Perangkat teknologi, khususnya laptop, dapat dengan mudah terinfeksi virus atau malware. Keberadaan virus dan malware ini tentu akan sangat merugikan bagi pengguna laptop. Kinerja laptop bisa menurun, dan yang lebih berbahaya, Anda bisa saja kehilangan data-data penting dari laptop.
Meskipun saat ini laptop sudah mulai berkembang dan dilengkapi dengan software untuk menangkal virus dan malware, perkembangan virus dan malware juga tak kalah mengerikan. Mereka bisa menginfeksi laptop dengan berbagai cara.
Untuk itu, Anda harus waspada terhadap perangkat Anda dan mengenali ciri-ciri laptop terkena virus agar bisa segera di atasi. Berikut ini, kami lansir dari saga.co.uk, beberapa ciri-ciri laptop terkena virus.
Advertisement
Pop-Up yang Tidak Terduga
Munculnya iklan pop-up pada layar yang tidak terduga adalah salah satu ciri-ciri laptop terkena virus yang khas. Tidak hanya mengganggu, malware lain mungkin juga bersembunyi dan bersiap untuk menambah gangguan pada perangkat Anda.
Jangan pernah mengklik pop-up yang mencurigakan, bahkan jika dikatakan 'virus terdeteksi'. Ini adalah contoh rogueware, yang meminta Anda untuk membayar sebuah program untuk menghapus virus palsu, yang pada kenyataannya bisa mengirim lebih banyak malware pada laptop Anda.
Advertisement
Kinerja Laptop Melambat
Kinerja laptop yang melambat bisa menjadi ciri-ciri laptop terkena virus. Jika PC Anda membutuhkan waktu lebih lama dari biasanya untuk memulai suatu program, atau perlu waktu yang lama untuk membukanya, maka bisa jadi laptop Anda sedang terinfeksi virus.
Jika kinerja komputer Anda menjadi lebih lamban, periksa terlebih dahulu apakah ada permasalahan pada memori RAM atau ruang hard disk. Jika tidak ada, maka pelakunya bisa saja adalah virus.
Advertisement
Aktivitas Hard Drive yang Mencurigakan
Hard disk yang terlalu aktif juga bisa menjadi ciri-ciri laptop terkena virus.
Aktivitas hard drive yang biasanya memunculkan suara terus-menerus atau terus-menerus berputar, meskipun Anda tidak menggunakan komputer Anda atau menjalankan program apa pun, dapat menjadi tanda bahwa PC Anda terinfeksi virus.
Advertisement
Ruang Penyimpanan Berkurang
Ruang penyimpanan yang berkurang atau penuh secara tiba-tiba bisa menjadi ciri-ciri laptop terkena virus. Ruang penyimpanan yang tiba-tiba penuh, merupakan tanda bahwa virus telah menggandakan dirinya di dalam laptop tanpa disadari.
Ini bisa terjadi karena malware atau virus diam-diam mengunduh file atau menginstal program di ruang penyimpanan.
Advertisement
File Menghilang
Ciri-ciri laptop terkena virus yang berikutnya adalah file di dalam laptop tiba-tiba menghilang. Beberapa virus atau malware dapat menyebabkan masalah dengan menghapus file dan program atau mungkin juga memindahkannya. Beberapa orang juga dapat mengenkripsi file Anda sehingga Anda tidak dapat membukanya.
Salah satu cara yang bisa Anda lakukan untuk mengantisipasinya adalah dengan mem-backup data penting secara berkala sehingga Anda tidak perlu khawatir data Anda akan hilang.
Advertisement
Muncul Pesan Error
Jika program pada laptop Anda mulai membuka dan menutup secara otomatis, sistem yang membeku atau mati tanpa alasan, atau Anda melihat pesan error yang aneh, bisa jadi hal tersebut mengindikasikan bahwa laptop Anda terinfeksi virus.
Advertisement
Email Dibajak
Ciri-ciri laptop terkena virus yang selanjutnya adalah email yang dibajak. Jika teman-teman Anda mulai menerima email atau pesan instan dari jejaring sosial Anda, dan meminta mereka untuk mengklik lampiran atau tautan tertentu, kemungkinan ada virus yang mencoba menyebar ke komputer lain melalui akun Anda.
Jika Anda mengalami hal tersebut, segera ganti kata sandi email atau akun sosial media Anda.
Advertisement
Antivirus Tidak Aktif
Ciri-ciri laptop terkena virus yang terakhir yaitu ketika Anda kesulitan untuk mengaktifkan program antivirus. Ada beberapa virus yang memang dirancang untuk menonaktifkan sistem antivirus pada komputer Anda.
Jadi, jika Anda tidak dapat membuka atau menginstal program antivirus atau firewall pada laptop, bisa jadi perangkat Anda telah terinfeksi oleh virus.