3 Fakta Jeruk Lemon California Asal Garut, Laku Keras Karena Corona

Di tengah mewabahnya Covid-19 ternyata terdapat sisi lain bagi petani lemon California di Garut Jawa Barat. Menurut salah seorang pengelola bahwa buah ajaib asal negeri paman sam tersebut bisa membantu meningkatkan imunitas di tengah Corona hingga digunakan sebagai cairan infus.

Nurul Diva Kautsar
Oleh Nurul Diva Kautsar - Reporter
3 Fakta Jeruk Lemon California Asal Garut, Laku Keras Karena Corona
Lemon Garut. Pertanian.go.id ©2020 Merdeka.com

Meningkatnya kebutuhan asupan vitamin saat pandemik Corona membuat permintaan berbagai jenis buah yang syarat akan vitamin menjadi tinggi. Hal tersebut tentu saja menjadi berkah tersendiri bagi para petani yang menanamnya.

Seperti yang dialami oleh petani buah lemon California di Garut, Jawa Barat yang memanen keberkahan di tengah tingginya permintaan akibat pandemi Corona. Buah yang merupakan asli negeri paman sam tersebut rupanya laku keras diburu oleh masyarakat di Garut dan Jawa Barat selama masa pandemik Corona.

Selain rasanya yang manis dan asam, rupayanya buah jeruk lemon tersebut memiliki keunikan lainnya yang belum banyak diketahui. Berikut 3 faktanya.

Memiliki Kandungan Vitamin C dan Antioksidan yang Tinggi

Seperti yang kita ketahui sebelumnya bahwa kandungan vitamin C dan antioksidan tinggi dapat menangkal berbagai penyakit, radikal bebas dari polusi, hingga meningkatkan imunitas tubuh.

Tak pelak hal tersebut membuat masyarakat di wilayah Garut dan sekitarnya langsung berburu buah jeruk tersebut. Hal tersebut dikatakan oleh pengelola Rudi Abdul Gani, bahwa semenjak Covid-19 menjangkiti Depok, Jawa Barat bulan lalu permintaannya langsung melonjak tinggi.

"Sejak terjadi virus Corona pertama kali di wilayah Depok, hampir satu bulan lalu, kebutuhan jeruk lemon, langsung meroket beberapa hari kemudian. Kebanyakan yang pesan dari luar Garut," kata Rudi, dilansir dari Liputan6.

Digunakan sebagai Cairan Infus

Menurut Rudi, selain sebagai komoditas buah yang dimakan langsung, kandungan vitamin C dan antioksidannya bisa juga digunakan sebagai asupan cairan dan nutrisi ke dalam tubuh. Menurut pria yang biasa mengelola perkebunan jeruk lemon California tersebut, buah jeruk lemon dari tempatnya biasa digunakan sebagai minuman maupun dibuat untuk cairan infus.

Rudi mengaku jika jeruk lemon California hasil bumi perkebunan kota Intan Garut, memiliki kandungan bulir dan air perasan yang cukup banyak yang menjadi alasan jeruk yang dikelolanya cocok untuk digunakan untuk masa seperti sekarang ini. "Soal rasa berani diadu," ujar Rudi.

Memiliki Harga Terbilang Murah

Rudi juga menambahkan jika merebaknya virus Corona di Wilayah Jawa Barat ikut mengatrol harga jual jeruk dari petani yang lumayan tinggi. Jika biasanya dijual dengan harga Rp5.000 per kilogram hingga Rp10.000 rupiah per kilogram.

"Biasanya kami jual lagi di angka 12-13 ribu per kilo, untuk menutupi ongkos transportasi (tergantung tengkulaknya)," ujar dia.
Ia mengaku lonjakan permintaan kebutuhan tersebut menjadi berkah tersendiri bagi petani. "Potensi panen kami masih tersedia di kebun milik petani," ungkap dia bangga.

Rekomendasi