Apakah Anda pernah mendengar bahwa mengonsumsi minyak ikan baik untuk kesehatan? Hal itu ternyata benar adanya, lho. Minyak ikan merupakan salah satu bahan yang sering kali dijadikan suplemen kesehatan, baik dalam bentuk pil maupun cairan.
Minyak ikan dapat diperoleh dengan mengonsumsi ikan secara langsung atau dalam bentuk suplemen. Minyak ikan menjadi salah satu asupan yang sangat penting bagi tubuh karena mengandung omega-3, yaitu asam lemak esensial yang diperlukan untuk kesehatan, tapi tidak diproduksi secara alami oleh tubuh.
Bagi Anda yang masih belum mengetahui segudang manfaat minyak ikan, berikut beberapa manfaat minyak ikan yang harus Anda ketahui, yang dilansir dari Healthline:
Advertisement
1. Menjaga Kesehatan Jantung
Penyakit jantung adalah penyebab utama kematian di seluruh dunia. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa orang yang makan banyak ikan memiliki tingkat risiko terkena penyakit jantung yang jauh lebih rendah daripada orang yang tidak makan ikan.
Minyak ikan memiliki manfaat untuk mengurangi risiko penyakit jantung, yaitu dengan meningkatkan kadar kolesterol baik dalam tubuh dan mengurangi kadar kolesterol jahat, menurunkan trigliserida dalam darah, mengurangi tekanan darah, mencegah pembentukan plak pada arteri dan mengurangi risiko aritmia yang bisa menyebabkan serangan jantung.
Advertisement
2. Mengobati Gangguan Mental Tertentu
Otak Anda terdiri dari hampir 60% lemak, dan sebagian besar lemak ini adalah asam lemak omega-3. Karena itu, omega-3 sangat penting untuk menjaga dan meningkatkan fungsi otak.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa orang-orang yang memiliki gangguan mental tertentu karena memiliki kadar omega-3 dalam darah yang lebih rendah.
Mengonsumsi suplemen minyak ikan juga dapat mencegah timbulnya gangguan mental, seperti gangguan psikotik, skizofrenia dan gangguan bipolar.
Advertisement
3. Membantu Menurunkan Berat Badan
Menurut penelitian, 30% orang dewasa di dunia mengalami kelebihan berat badan dan 13% mengalami obesitas.
Obesitas dapat berbahaya bagi kesehatan tubuh karena dapat meningkatkan risiko penyakit, seperti penyakit jantung, diabetes tipe 2 dan kanker. Hal ini dapat dikurangi dengan mengonsumsi minyak ikan, karena minyak ikan dipercaya dapat membantu menurunkan berat badan.
Minyak ikan dapat mengurangi komposisi tubuh dan faktor risiko penyakit jantung pada orang gemuk. Selain itu, mengonsumsi minyak ikan secara teratur ditambah dengan diet sehat atau olahraga, dapat membantu Anda menurunkan berat badan lebih efektif.
Minyak ikan juga dapat mengurangi lingkar pinggang pada orang dengan berat badan lebih dan rasio pinggang-pinggul.
Advertisement
4. Meningkatkan Kesehatan Mata
Sama seperti otak, salah satu komponen penting yang berperan besar bagi kesehatan mata adalah omega-3. Omega-3 ini bisa didapatkan dengan mengonsumsi minyak ikan.
Mengonsumsi banyak minyak ikan secara teratur sejak muda juga bisa mengurangi risiko penyakit mata pada orang lanjut usia yang disebabkan karena faktor usia.
Advertisement
5. Dapat Mengurangi Peradangan
Peradangan adalah cara sistem kekebalan tubuh Anda memerangi infeksi dan mengobati cedera. Peradangan ini jika tidak ditangani dengan serius bisa berujung pada penyakit serius, seperti obesitas, diabetes, depresi, dan penyakit jantung.
Peradangan dapat dikurangi dengan mengonsumsi minyak ikan. Hal ini karena minyak ikan memiliki sifat anti-inflamasi sehingga minyak ikan dapat membantu mengobati kondisi yang melibatkan peradangan kronis.
Selain itu, minyak ikan dapat secara signifikan mengurangi nyeri sendi, kekakuan, dan kebutuhan obat pada orang dengan rheumatoid arthritis, yang menyebabkan nyeri sendi.
Advertisement
6. Menjaga Kesehatan Kulit
Ternyata, kulit juga memerlukan omega-3 yang bisa ditemukan di minyak ikan agar kesehatannya tetap terjaga.
Jika tidak dirawat, kulit bisa rusak karena penuaan atau paparan sinar matahari terlalu banyak. Hal ini dapat diantisipasi dengan banyak mengonsumsi minyak ikan sejak dini.
Selain menjaga kesehatan kulit agar tetap terlihat muda, minyak ikan juga bermanfaat untuk beberapa penyakit kulit, seperti psoriasis dan dermatitis.
Advertisement
7. Baik untuk Ibu Hamil
Minyak ikan sangat baik untuk perkembangan awal janin yang ada di dalam kandungan. Oleh karena itu, penting bagi ibu hamil untuk mendapatkan cukup omega-3 selama kehamilan dan saat menyusui.
Minyak ikan yang dikonsumsi oleh ibu hamil dan menyusui juga dapat meningkatkan koordinasi tangan dan mata pada bayi.
Selain itu, mengonsumsi minyak ikan selama kehamilan dan menyusui juga dapat meningkatkan perkembangan visual bayi dan membantu mengurangi risiko alergi.
Advertisement
8. Mengurangi Lemak Hati
Hati memproses sebagian besar lemak dalam tubuh Anda dan memainkan peran dalam penambahan berat badan. Penyakit hati umumnya terjadi karena adanya penumpukan lemak yang banyak terjadi di hati.
Minyak ikan dapat meningkatkan fungsi hati dan peradangan, yang dapat membantu mengurangi gejala berbagai penyakit hati dan jumlah lemak di hati Anda.
Advertisement
9. Mengurangi Gejala Depresi
Sebuah penelitian menyatakan bahwa sebagian orang yang mengalami depresi ternyata memiliki kadar omega-3 dalam darah yang lebih rendah dibandingkan dengan orang yang tidak mengalami depresi.
Ternyata, mengonsumsi minyak ikan dapat membantu seseorang agar tidak mudah terkena depresi. Hal ini karena minyak ikan mengandung EPA yang mengurangi gejala depresi dan dipercaya lebih baik dari DHA.
Advertisement
10. Meningkatkan Kesehatan Tulang
Seiring bertambahnya usia, tulang dapat kehilangan mineral esensial yang membuat tulang semakin rapuh. Hal ini dapat menyebabkan kondisi seperti osteoporosis dan osteoartritis.
Kalsium dan vitamin D sangat penting untuk kesehatan tulang, tetapi beberapa penelitian menunjukkan bahwa asam lemak omega-3 juga dapat bermanfaat.
Hal ini dapat dilakukan dengan mengonsumsi banyak minyak ikan yang kaya akan omega-3. Orang dengan asupan omega-3 yang lebih tinggi memiliki kepadatan mineral tulang yang lebih baik.