Penyebab Pencemaran Suara dan Efeknya pada Makhluk Hidup, Berikut Cara Menghindarinya
Merdeka.com - Anda pasti sudah akrab dengan istilah pencemaran lingkungan. Pencemaran lingkungan ini biasa terjadi pada udara, air, dan tanah. Setidaknya ketiga hal tersebut adalah bentuk pencemaran lingkungan yang sering kita dengar. Namun, pernahkah Anda mendengar tentang pencemaran suara? Ya, suara juga dapat menjadi suatu bentuk ancaman bagi makhluk hidup, termasuk manusia.
Tidak seperti bentuk pencemaran lainnya, pencemaran suara tidak bisa kita lihat, tapi menjadi sebuah ancaman nyata, baik di darat maupun di bawah laut. Suara yang dianggap mencemari yaitu suara yang tidak diinginkan atau yang mengganggu sehingga dapat mempengaruhi kesehatan dan kesejahteraan manusia dan organisme lain.
Polusi suara secara umum didefinisikan sebagai keterpaparan rutin pada tingkat suara yang tinggi, yang dapat menyebabkan efek buruk pada manusia atau organisme hidup lainnya. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), tingkat suara yang kurang dari 70 dB tidak akan merusak organisme hidup, terlepas dari berapa lama atau konsisten paparannya.
Namun, paparan selama lebih dari 8 jam dari suara konstan yang melebihi 85 dB dapat memberikan bahaya. Jika Anda bekerja selama 8 jam setiap hari di dekat jalan raya yang sibuk, kemungkinan besar akan terpapar pencemaran suara lalu lintas sekitar 85dB.
Pencemaran suara dapat menyebabkan gangguan kesehatan bagi manusia dan satwa liar. Dari kebisingan lalu lintas hingga konser musik rock, suara yang keras dapat menyebabkan gangguan pendengaran, stres, dan tekanan darah tinggi. Di laut, suara bising dari kapal dan aktivitas manusia akan berbahaya bagi paus dan lumba-lumba yang bergantung pada kemampuan ekolokasi mereka untuk bertahan hidup.
Dalam artikel ini, akan kami paparkan apa saja penyebab pencemaran suara, bagaimana efeknya terhadap makhluk hidup, dan tips untuk menghindari pencemaran ini.
Penyebab Pencemaran Suara

©Shutterstock/Artens
Dilansir dari laman iberdrola.com, ada beberapa sumber penyebab pencemaran suara. Namun, beberapa penyebab pencemaran suara yang utama antara lain adalah:
Gangguan yang Disebabkan Pencemaran Suara
Disadari atau tidak, pencemaran suara dapat membahayakan kesehatan kita dalam berbagai cara. Dikutip dari environmentalpollutioncenters.org, berikut beberapa gangguan yang bisa muncul akibat polusi suara:
Pengaruh Pencemaran Suara pada Satwa dan Kehidupan Laut

liputan6.com ©2020 Merdeka.com
Lautan tidak setenang dari apa yang tampak di permukaan. Ribuan bor minyak, sonar, perangkat survei seismik, perahu rekreasi pantai, dan kapal-kapal kini memenuhi perairan, dan hal itu merupakan penyebab serius dari polusi suara bagi kehidupan laut.
Paus termasuk yang paling terpengaruh, karena pendengaran mereka membantu dalam menyesuaikan diri, makan, dan berkomunikasi. Adanya polusi suara dapat mengganggu kebiasaan makan, pola reproduksi dan jalur migrasi cetacea (paus dan lumba-lumba), dan bahkan dapat menyebabkan pendarahan dan kematian.
Selain biota laut, hewan darat juga terkena dampak pencemaran suara berupa kebisingan lalu lintas, petasan dan lain-lainnya. Di udara, burung-burung menjadi korban pencemaran suara akibat dari peningkatan lalu lintas udara.
Tips Menghindari Polusi Suara
Untuk menghindari paparan pencemaran suara, berikut beberapa tips untuk menghindari penyebab pencemaran suara:
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya