Penyebab Laptop Lemot dan Cara Mengatasinya, Mudah dan Efektif

Rabu, 10 Agustus 2022 10:30 Reporter : Novi Fuji Astuti
Penyebab Laptop Lemot dan Cara Mengatasinya, Mudah dan Efektif ilustrasi laptop. pexels

Merdeka.com - Laptop merupakan salah satu benda elektronik yang wajib dimiliki, fungsi laptop dapat mempermudah segala macam pekerjaan dan menunjang aktivitas sehari-hari. Tak heran bila kemudian penggunaan laptop semakin meningkat di segala aspek kehidupan. Sering kali memiliki satu laptop saja tidak cukup, mengingat banyaknya pekerjaan yang harus diselesaikan.

Salah satu kendala yang kerap dihadapi saat menggunakan laptop adalah akses yang lemot. Tentu saja ada banyak penyebab laptop lemot yang tidak disadari. Kenapa demikian? Mengingat beberapa hal tersebut justru menjadi kebiasaan kita yang tanpa kita sadari bisa menjadi penyebab laptop lemot.

Laptop lemot tentu merupakan hal yang menjengkelkan, maka dari itu banyak orang mencari tahu tentang penyebabnya agar dapat mengatasinya lebih cepat dan tepat. Lebih jauh berikut ini informasi mengenai penyebab laptop lemot dan cara mengatasinya, mudah dan efektif telah dirangkum dari Pinterest dan berbagai sumber lainnya:

2 dari 3 halaman

Penyebab Laptop Lemot

1. Jarang Melakukan Update OS

Penyebab laptop lemot yang pertama adalah karena jarang melakukan update OS. Bagi pengguna laptop Windows atau MacOS, kamu tetap perlu rutin memperbarui sistem operasinya. Hal ini guna untuk memperbaiki kekurangan-kekurangan yang ada pada laptop. Kalau jarang melakukan update, siap-siap saja laptop akan sering mengalami not responding.

ilustrasi laptop
pexels

2. Ukuran RAM Kecil

Penyebab laptop lemon berikutnya adalah karena RAM terlalu kecil. Mengingat, besarnya RAM yang terdapat pada laptop menjadi salah satu faktor penting terhadap kecepatannya. Kalau RAM kecil, bisa coba ganti ke RAM yang lebih besar.

3. Banyak Startup Programs

Jika memiliki banyak aplikasi di laptop, hal itu bisa menjadi salah satu penyebab laptop not responding. Soalnya, beberapa aplikasi itu akan berjalan di background secara otomatis saat kamu mulai menyalakan laptop. Makin banyak aplikasi yang berjalan otomatis ketika booting, akan menjadikan laptop semakin lemot.

4. Antivirus yang Terlalu Aktif

Untuk mengatasi adanya virus pada laptop, pasti kamu sudah bersiap dengan aplikasi antivirus. Namun, kalau aplikasi antivirus ini terlalu aktif, juga menjadi penyebab laptop not responding karena berjalan di background. Untuk mengatasinya, kamu bisa mengatur waktu tertentu untuk melakukan secanning secara rutin.

5. Harddisk yang Sudah Lama

Penyebab laptop lemot atau not responding yang pertama karena harddisk yang sudah lama maka dari itu kamu perlu menggantinya. Karena Harddisk juga memiliki batasan usia. Harddisk yang sudah tua, akan memengaruhi performa laptop secara keseluruhan.

3 dari 3 halaman

Cara Mengatasinya

Jika laptopmu sudah lemot atau terlanjur sering mengalami not responding, kamu tak perlu panik, karena ada beberapa cara untuk mengatasi penyebab laptop lemot tersebut. Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi laptop lemot:

1. Tambah Kapasitas RAM

Cara mengatasi laptop lemot yang pertama ada pada penambahan RAM. Namun jangan asal menambah kapasitas RAM, perhatikan spesifikasi RAM (RAM DDR3, atau RAM DDR3L, serta RAM DDR4) dan juga kapasitas maksimal RAM yang bisa diaplikasikan pada laptop.

2. Reset Ulang Windows

Usia laptop yang sudah tua tidak hanya memengaruhi kinerja hardware saja, tapi juga software. Oleh karena itu, kamu perlu mereset atau install ulang software yang digunakan. Selain itu kamu juga bisa mengganti software yang sebelumnya, untuk meningkatkan kinerja perangkat laptop dan mencegah penyebab laptop lemot.

3. Bersihkan Desktop

Menaruh banyak aplikasi di bagian desktop juga merupakan salah satu penyebab laptop lemot dalam merespon perintah dari user. Selain itu, pastikan juga untuk mengawasi aplikasi yang berjalan ketika laptop sedang dalam aktivitas starup.

Usahakan jangan terlalu banyak aplikasi yang berjalan, karena ini akan menjadi penyebab laptop lemot. Sebab aplikasi tersebut menjadi working in background, yang diam-diam memakan kapasitas RAM.

4. Uninstall Aplikasi

Kalau kamu memiliki banyak aplikasi di laptop, mulailah untuk mengurangi aplikasi-aplikasi yang tidak digunakan. Banyaknya aplikasi pada laptop akan membuat kapasitas penyimpanan di Drive C akan penuh dan membuat sistem akan menjadi lama membaca harddisk.

Mulailah untuk menyeleksi aplikasi mana saja yang jarang dipakai. Setelah itu kamu bisa melakukan uninstall terhadap aplikasi-aplikasi tersebut untuk mengurangi lemot. Kamu cukup menggunakan aplikasi sesuai kebutuhan, karena aplikasi yang menganggur akan memenuhi laptop dan membuat kinerja laptop menurun.

5. Gunakan Aplikasi untuk Mengatasi Laptop Lemot

Ketahuilah tentang spesifikasi laptopmu. Hal ini berguna untuk memasangkan aplikasi sesuai dengan spesifikasi prosesor dan RAM yang dimiliki laptop. Jika terlalu memaksakan install aplikasi, padahal laptop tidak mampu menampung atau menerima, maka siap-siap saja laptop menjadi lemot.

[nof]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini