Menjelajah di Taman Balai Kota Bandung, Taman Tertua dengan Pemandangan Bunga Warna-warni dan Sungai Tengah Kota

Taman ini sering menjadi tempat berkumpul bagi komunitas lokal, pelajar, dan keluarga yang ingin menikmati waktu bersama.

Nurul Diva Kautsar
Oleh Nurul Diva Kautsar - Reporter
Menjelajah di Taman Balai Kota Bandung, Taman Tertua dengan Pemandangan Bunga Warna-warni dan Sungai Tengah Kota
Menjelajah di Taman Balai Kota Bandung, Taman Tertua dengan Pemandangan Bunga Warna-warni dan Sungai Tengah Kota (Merdeka.com)

Jika ingin mencari tempat yang syahdu di tengah-tengah Kota Bandung, Taman Balai kota Bandung rasanya jadi pilihan tepat. Di tempat ini pengunjung akan disuguhi pemandangan bunga warna-warni dan aliran sungai khas perkotaan.

Tempat ini dikelola baik oleh pemerintah setempat sehingga bersih, rapi dan tentunya nyaman dikunjungi wisatawan. Setiap hari libur, pengunjung ramai datang silih berganti untuk menikmati suasana tengah Kota Kembang yang asri.

Tak hanya suguhan pemandangan yang asyik, tempat ini juga memiliki cerita sejarah yang menarik sebagai taman tertua di Kota Bandung.

Kemudian, taman juga dikenal memiliki mitos patung badak yang masih dipercaya hingga hari ini sebagai simbol tempat yang baik untuk pemerintahan.

Penasaran dengan fasilitasnya? Simak informasi tentang Taman Balai Kota Bandung berikut ini.

Ada Mini Zoo

Ada Mini Zoo
Dok. Istimewa

Di Taman Balai Kota Bandung, terdapat spot mirip mini zoo dengan beberapa hewan yang sengaja dipelihara oleh pihak pemkot. 

Gambar: youtube Berkelana

Salah satu hewan yang dipelihara adalah angsa berwarna putih dan berleher panjang, juga beberapa jenis unggas serupa sebanyak lainnya.

Hewan ini dirawat di Taman Balai Kota Bandung di kandang khusus.

Letaknya berada di tengah-tengah taman, dekat pepohonan teduh.
Titik ini cocok didatangi bersama anak-anak dan keluarga untuk edukasi.

Terhampar Bunga Warna-warni

Bergeser sedikit, tak jauh dari spot mini zoo juga terdapat deretan tanaman bunga yang ditata secara rapi. Tak sekadar ditanam, karena bunga-bunga di sana memiliki warna yang beragam.

Terlihat ada deretan bunga berwarna merah marun, hijau, merah tua, hingga kuning yang memanjakan mata.

Di sekitar tanaman warna-warni juga dipercantik dengan deretan pohon besar juga rerumputan yang rapi. 

Arena Playground yang Menyenangkan

Arena Playground yang Menyenangkan
Dok. Istimewa

Sedikit ke arah tengah taman, tersedia arena playground dengan beberapa fasilitas seperti perosotan, ayunan, bidang yang rata dan juga toilet bersih.

Arena ini, bisa jadi tempat untuk melatih ketangkasan dan fisik anak-anak yang aktif bermain.

Tempatnya juga bersih, dengan beberapa tempat duduk yang tersedia untuk para orang tua yang menunggu anak-anaknya.

Seluruh pedestrian sudah dibuat menggunakan batu alam pipih, sehingga makin memperlihatkan kebersihan di taman.

Ada Mitos Patung Badak Putih

Di Taman Balai Kota Bandung terdapat salah satu patung yang kental dengan mitosnya. Patung ini berbentuk hewan badak putih yang kabarnya memiliki keterkaitan erat dengan pemerintahan.

Mengutip Youtube Jebol Channel, Taman Balai Kota Bandung dipercaya dahulu merupakan tempat paguyangan atau berendam badak. Konon, lokasi paguyangan cocok dijadikan sebagai pusat pemerintahan.

Itulah mengapa patung ini didirikan di sana, dan letaknya juga tak jauh dari gedung wali kota Bandung.

Keindahan Sungai Cikapayang

Keindahan Sungai Cikapayang
Dok. Istimewa

Spot menarik lainnya adalah Sungai Cikapayang yang merupakan aliran air di tengah-tengah Kota Bandung.

Sungai ini juga melintasi kawasan Taman Balai Kota Bandung, dengan berhiaskan pembatas.

Di sana juga terdapat pertemuan air yang menyerupai air terjun kecil yang mempercantik keindahan taman tersebut.

Jika ingin menikmatinya, di pinggir sungai terdapat tangga yang juga bisa difungsikan sebagai tempat duduk, dengan atap di atasnya.

Taman Sudah Ada Jauh Sebelum Berdirinya Kota Bandung

Merujuk bandung.go.id, Taman Balai Kota Bandung sendiri sering dianggap sebagai taman tertua di Kota Bandung. Bahkan, kehadirannya sudah lebih dulu ada sebelum Bandung menjadi gemeente alias Kotapraja.

Ketika itu, taman dibangun pada 1885 dengan nama Pieters Stijhoff Park yang merupakan asisten residen Priangan yang dianggap berjasa usai berhasil membangun Bandung menjadi sebuah kota dengan penataan yang rapi.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Lahan Pieterspark sendiri berada di tanah milik Andres de Wilde, yang merupakan tuan tanah kaya di Priangan.

Berganti Menjadi Taman Merdeka

Pieterspark resmi berganti nama menjadi Taman Merdeka pada tahun 1950 karena lokasinya yang berada di pinggir Jalan Merdeka.

Pada tahun 1996, namanya diubah lagi menjadi Taman Dewi Sartika bersamaan dengan peresmian patung dada Pahlawan Nasional Dewi Sartika, pendiri sekolah perempuan di Jawa Barat.

Saat ini, di area Balai Kota terdapat tiga taman, yaitu Taman Dewi Sartika, Taman Badak, dan Taman Labirin. Taman Balai Kota Bandung tidak hanya berfungsi sebagai paru-paru kota yang menyediakan udara segar dan lingkungan yang asri bagi warga Bandung, tetapi juga sebagai pusat aktivitas sosial dan budaya.

Taman ini sering menjadi tempat berkumpul bagi komunitas lokal, pelajar, dan keluarga yang ingin menikmati waktu bersama.

Rekomendasi