Mengetahui Kepanjangan TOR dalam Suatu Proyek, Berikut Penjelasannya
Merdeka.com - Dalam sebuah acara, pertemuan, atau proyek ada yang dikenal dengan TOR. Beberapa orang mungkin masih asing dengan istilah dan kepanjangan TOR ini. Anda mungkin akan lebih familiar jika disebut sebagai KAK, atau Kerangka Acuan Kerja.
Namun, kepanjangan TOR sendiri sebenarnya serupa dengan istilah KAK. KAK merupakan terjemahan harfiah dari TOR, yaitu dokumen yang menjelaskan latar belakang, tujuan, metode, jadwal, biaya, dan lain sebagainya dari sebuah acara, pertemuan, atau proyek.
Lalu, apa kepanjangan TOR sendiri? Kepanjangan TOR adalah Term of Reference. Seperti yang disebutkan sebelumnya, istilah dari kepanjangan TOR ini berguna sebagai pedoman atau acuan.
Dilansir dari wikiapbn.org, kepanjangan TOR atau Kerangka Acuan Kerja adalah dokumen perencanaan kegiatan yang berisi penjelasan/keterangan mengenai apa, mengapa, siapa, kapan, di mana, bagaimana, dan berapa perkiraan biayanya suatu kegiatan.
Dalam artikel berikut, kami tidak hanya menjelaskan apa kepanjangan TOR, tapi juga elemen-elemen yang ada pada TOR dan juga cara membuat TOR yang benar.
Elemen-elemen TOR
TOR merupakan gambaran umum dan penjelasan mengenai kegiatan yang akan dilaksanakan sesuai dengan tugas dan fungsinya. Dikutip dari laman linovhr.com, TOR mencakup antara lain:
Manfaat TOR
Pembuatan TOR sangat berguna ketika hendak melakukan proyek. Berikut adalah beberapa manfaat dari pembuatan TOR:
Cara Membuat TOR
Latar Belakang
Latar belakang memberikan gambaran tentang sejarah di balik proyek tersebut. Pada bagian ini, TOR harus bisa menjelaskan kenapa perusahaan melakukan suatu proyek. Tujuannya adalah untuk memberikan penjelasan singkat kepada pembaca tentang kebutuhan di balik proyek tersebut.
Latar belakang biasanya membahas tentang:
Tujuan
Tujuan proyek adalah pencapaian yang diinginkan ketika proyek telah selesai, dengan memanfaatkan sumber daya yang tersedia dan dalam jangka waktu yang diharapkan. Tujuan dari proyek juga harus dapat mengidentifikasi apa yang diharapkan dari proyek tersebut dan siapa saja target audiensnya.
Bagian dari tujuan TOR juga harus bisa menjelaskan pencapaian yang diinginkan dalam tahap siklus proyek. Selain itu, bagian tujuan juga menyampaikan apa tujuan utama proyek dan apa yang harus dicapai setelah proyek selesai.
Isu
Isu adalah poin diskusi yang mencakup segala kekhawatiran, pertanyaan, perubahan, atau hal lain yang membutuhkan solusi selama proyek berlangsung. Karena dalam setiap proyek, akan ada sejumlah isu dan masalah harus diselesaikan. Karena jika tidak diselesaikan, bukan tidak mungkin akan menyebabkan kegagalan proyek.
Metodologi
Metodologi dalam suatu proyek menyediakan seperangkat prinsip dan aturan yang menentukan bagaimana proyek akan berjalan dengan biaya yang lebih hemat. Bagian metodologi juga mencakup beberapa item, seperti:
Keahlian
Keahlian dalam sebuah proyek mendefinisikan satu set persyaratan bagi individu dan tim yang terlibat dalam pelaksanaan proyek. Keahlian akan menjadi dasar dalam membangun tim, termasuk pelatihan dan penilaian keterampilan. Bagian keahlian dari TOR harus bisa mengidentifikasi hal-hal berikut:
Pelaporan
Laporan memberikan informasi tentang kinerja proyek selama periode tertentu. Pelaporan adalah proses yang dimulai setelah proyek dilaksanakan dan berlanjut hingga proyek selesai. Persyaratan pelaporan menentukan bagaimana cara menulis dan mengirimkan laporan proyek dan informasi apa saja yang harus disertakan.
Rencana Kerja
Rencana kerja adalah strategi yang bertujuan untuk membantu memecahkan masalah dalam pelaksanaan proyek dan meningkatkan dorongan serta fokus karyawan. Rencana kerja akan menentukan tindakan yang perlu diambil untuk memulai, mengimplementasikan, dan menyelesaikan proyek dalam jangka waktu tertentu dan dengan anggaran yang telah ditentukan. Hal ini berguna juga untuk panduan ketika ingin mengembangkan rencana implementasi proyek.
Rencana kerja didasarkan pada hal-hal berikut:
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya