Mengenal Syarat dan Rukun Itikaf, Berikut Penjelasannya

Sabtu, 23 April 2022 03:30 Reporter : Novi Fuji Astuti
Mengenal Syarat dan Rukun Itikaf, Berikut Penjelasannya Ilustrasi berdoa. ©Shutterstock

Merdeka.com - Itikaf adalah berdiam diri dalam masjid yang dilakukan oleh seseorang dengan dibarengi niat. Sementara menurut Hambali itikaf adalah menetap di masjid untuk taat pada Allah dengan bentuk yang tertentu, dilakukan seorang muslim yang berakal meski ia tamyiz, suci dari hal yang mewajibkan mandi orang dan paling sedikit masanya adalah sesaat.

Maka, tidak sah dilakukan oleh non muslim, orang murtad, orang gila, belum tamyiz, karena tidak adanya niat dari mereka. Tidak sah pula dilakukan oleh orang yang sedang junub meskipun ia berwudhu, tidak cukup hanya dengan melewati masjid dan masa paling pendeknya sekejap mata.

Itikaf menjadi salah satu amalan yang dianjurkan selama bulan Ramadan karena memiliki keutamaan yang luar biasa. Selama itikaf seseorang dapat mengisinya dengan ibadah salat sunnah, membaca Alquran, bersholawat, berzikir, dan masih banyak lainnya.

Jika kamu berencana itikaf di masjid, ada hal yang perlu kamu tahu agar itikaf yang kamu lakukan terasa lebih bermakna yakni dengan mengetahui syarat dan rukun itikaf serta penjelasannya. Berikut informasi mengenai syarat dan rukun itikaf, lengkap dengan pengertiannya telah dirangkum dari NU online dan berbagai sumber lainnya:

2 dari 3 halaman

Syarat dan Rukun Itikaf

Rukun Itikaf

Rukun itikaf adalah sebagai berikut :

1. Niat

Rukun itikaf yang pertama adalah niat. Sebagaimana ibadah lainnya itikaf juga dimulai dengan niat yang dipasang di dalam hati. Orang yang bernazar itikaf harus meniatkan kewajiban pada niat itikafnya karena itikaf nazarnya merupakan itikaf wajib. hal ini penting dilakukan untuk membedakannya dengan yang bersifat sunah.

2. Berdiam

Rukun itikaf berikutnya adalah berdiam. Seseorang harus bermukim atau “berdiam” di tempat itikaf minimal selama tumakninah lebih sedikit. Dengan kata lain, itikaf tidak cukup “berdiam” selama tumakninah saja. Orang yang mondar-mandir di masjid dengan durasi itikaf dan meniatkannya sebagai itikaf tergolong telah melaksanakan itikaf.

ilustrasi salat
©Shutterstock

3. Di Masjid

Rukun itikaf selanjutnya adalah dilakukan di masjid sebab masjid menjadi tempat yang disyaratkan oleh mazhab syafi’i. Dengan demikian, itikaf pada selain masjid menurut mazhab syafi’i tidak sah (sebagian ulama membolehkan itikaf pada selain masjid). Masjid sebagai tempat itikaf didasarkan pada hadits riwayat Bukhari, Muslim, ijma, dan Surat Al-Baqarah ayat 187.

Masjid jami merupakan tempat ideal daripada masjid lainnya karena lebih dapat menampung banyak jemaah. Selain itu, masjid jami juga sangat dianjurkan sebagai tempat itikaf karena mereka yang beritikaf tidak perlu keluar masjid untuk salat Jumat.

4. Orang yang Beritikaf

Rukun itikaf yang terakhir adalah orang yang beritikaf harus muslim, berakal, dan suci dari hadas besar. Dengan demikian itikaf orang kafir, itikaf orang gangguan kejiwaan, dan itikaf orang yang berhadas besar tidak sah.

Syarat Itikaf

Selain rukun itikaf, hal lain yang perlu kamu perhatikan adalah syarat untuk melakukan itikaf yakni sebagai berikut:

  • Beragama Islam
  • Berakal sehat
  • Bebas dari hadas besar.
3 dari 3 halaman

Hal-hal yang Membatalkan Itikaf

Selain rukun dan syarat itikaf kamu juga perlu tahu mengenai hal-hal yang membatalkan itikaf. 

Adapun hal-hal yang membatalkan itikaf di antaranya sebagai berikut:

  1. Berhubungan suami-istri,
  2. Mengeluarkan sperma,
  3. Mabuk yang disengaja,
  4. Murtad,
  5. Haid, selama waktu itikaf cukup dalam masa suci biasanya,
  6. Nifas,
  7. Keluar tanpa alasan,
  8. Keluar untuk memenuhi kewajiban yang bisa ditunda,
  9. Keluar disertai alasan hingga beberapa kali, padahal keluarnya karena keinginan sendiri. [nof]

    Baca juga:
    Cara Menjawab Azan dengan Benar beserta Doa Setelahnya
    Bacaan Zakat Fitrah Niat dan Doanya, Umat Islam Perlu Tahu
    Hukum Itikaf bagi Perempuan, Berikut Penjelasannya
    Niat Shalat Meminta Hujan Lengkap dengan Tata Cara dan Bacaan Doanya
    Amalan 10 Hari Terakhir Bulan Ramadan, Berikut Keutamaannya
    Ini Potret Sumur Wakaf Utsman bin Affan, Sahabat Rasulullah yang Dijamin Masuk Surga

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini