Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Mengenal Penyakit Radang Panggul, dari Gejala hingga Penyebabnya

Mengenal Penyakit Radang Panggul, dari Gejala hingga Penyebabnya Ilustrasi sakit perut. ©2012 Merdeka.com/Shutterstock/wavebreakmedia

Merdeka.com - Penyakit radang panggul atau Pelvic Inflammatori Disease (PID) merupakan penyakit infeksi pada alat reproduksi wanita bagian atas seperti endometrium, tuba fallopi, ovarium, hingga peritoneum pelvis. Gejala yang paling sering muncul ketika seseorang mengalami penyakit ini adalah nyeri perut bagian bawah.

Penyakit radang panggul dapat merusak saluran tuba dan jaringan di dekat uterus dan ovarium.Penyakit inijuga dapat menyebabkan konsekuensi serius termasuk kemandulan, kehamilan ektopik (kehamilan di tuba fallopi atau di tempat lain di luar rahim), pembentukan abses, dan nyeri panggul kronis.

Jika gejalapenyakit radang panggul tidak segera diatasi maka akan berisiko menimbulkan komplikasi lebih lanjut. Gejala penyakit radang panggul sendiri kerap tidak dikenali, akibatnya kondisi baru akan terdeteksi saat wanita mengalami kesulitan hamil atau jika nyeri panggul kronis.

Salah satu upaya sederhana yang bisa dilakukan untuk mencegah penyakit ini adalah dengan mengenali penyebab hingga gejala yang ditimbulkan. Berikut ini informasi lengkapnya mengenai penyakit radang panggul, dari gejala hingga penyebabnya telah dirangkum merdeka.com melalui liputan6.com.

Gejala Penyakit Radang Panggul

Penyakit radang panggul sering tidak menimbulkan tanda atau gejala. Namun, biasanya penyakit ini menyebabkan demam, menggigil, sakit perut bagian bawah atau panggul yang parah, dan ketidaknyamanan usus.

Berikut ini gejala umum penyakit radang panggul yang perlu diwaspadai:

  • Sakit di perut bagian bawah (gejala paling umum)
  • Nyeri di perut bagian atas
  • Demam
  • Seks yang menyakitkan
  • Buang air kecil yang menyakitkan
  • Perdarahan tidak normal
  • Keputihan yang meningkat atau berbau busuk
  • Kelelahan
  • Nyeri atau pendarahan saat berhubungan intim
  • Penyakit radang panggul dapat menyebabkan nyeri ringan atau sedang. Namun, beberapa wanita memiliki rasa sakit dan gejala yang parah, seperti:

  • Nyeri tajam di perut
  • Muntah
  • Pingsan
  • Demam tinggi
  • Jika tanda dan gejalanya menetap tetapi tidak parah, periksakan ke dokter sesegera mungkin. Keputihan dengan bau, buang air kecil yang menyakitkan, atau perdarahan di antara siklus menstruasi dapat dikaitkan dengan infeksi menular seksual (IMS). Jika tanda dan gejala ini muncul, berhentilah berhubungan seks dan segera kunjungi dokter.

    Penyebab Penyakit Radang Panggul

    Setelah mengetahui gejala yang muncul pada penderita penyakit radang panggul, kamu juga perlu tahu mengenai penyebab penyakit tersebut yaitu:

  • Wanita yang aktif secara seksual di bawah 25 tahun
  • Memiliki banyak pasangan seksual
  • Berada dalam hubungan seksual dengan seseorang yang memiliki lebih dari satu pasangan seks
  • Berhubungan seks tanpa kondom
  • Melahirkan, aborsi atau keguguran, jika bakteri memasuki vagina. Infeksi dapat menyebar dengan lebih mudah jika serviks tidak tertutup sepenuhnya.
  • Alat kontrasepsi dalam rahim (IUD), suatu bentuk alat kontrasepsi yang ditempatkan di dalam rahim. Ini dapat meningkatkan risiko infeksi yang dapat menjadi radang panggul.
  • Biopsi endometrium, di mana sampel jaringan diambil untuk analisis, meningkatkan risiko infeksi.
  • Radang usus buntu sangat sedikit meningkatkan risiko, jika infeksi menyebar dari usus buntu ke panggul.
  • (mdk/nof)
    Geser ke atas Berita Selanjutnya

    Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
    lihat isinya

    Buka FYP