Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Mengenal Ngayun, Tradisi Pemberian Nama di Karawang Agar Anak Siap Mengarungi Hidup

Mengenal Ngayun, Tradisi Pemberian Nama di Karawang Agar Anak Siap Mengarungi Hidup Tradisi Ngayun Karawang. Youtube Dinda Elisa ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Di Karawang, Jawa Barat terdapat sebuah tradisi yang dilakukan untuk mendoakan dan memberi nama bayi yang baru lahir.

Tradisi bernama Ngayun ini lahir dari kebiasaan masyarakat Sunda di Karawang yang baru memiliki anak dan meminta bantuan jasa dukun bayi untuk mendampingi sang ibu selama 7 hari.

Tradisi khas warga Rawamerta, Kabupaten Karawang tersebut hingga kini masih dijalankan untuk mengharap berkah sebelum bayi tersebut menjalankan kehidupannya kelak di masa dewasa.

Menghindarkan Musibah Bagi Bayi yang Baru Lahir

tradisi ngayun di karawang

Youtube Dinda Elisa ©2020 Merdeka.com

Menurut jurnal yang dikeluarkan oleh https://ejournal.upi.edu/, dengan judul Tradisi Ngayun di Kecamatan Rawamerta Kabupaten Karawang, tradisi Ngayun merupakan upacara yang dilakukan oleh sang ibu pasca melahirkan dengan harapan agar kelak setelah dewasa sang bayi bisa terlindungi dari segala mara bahaya.

Salah satu prosesinya dengan memasangkan untaian yang diikatkan ke kain samping (untuk menggendong bayi) sebagai upaya simbolis perlindungan akan hal yang bersifat sia-sia serta kejahatan.

Berharap Anak Memiliki Banyak Rezeki

tradisi ngayun karawang

Youtube Dinda Elisa ©2020 Merdeka.com

Selain itu, salah satu tujuan dari dilaksanakannya tradisi Ngayun adalah upaya pemberian Doa ketika sang anak yang berusia 7 hari tersebut pertama kali menginjakkan kakinya ke tanah melalui simbolisasi dari uang koin dan perhiasan.

Dalam kegiatan tersebut adalah sebuah harapan dari orang tua sang bayi agar di masa depan nanti ia akan memiliki keberkahan serta kecukupan hidup melalui rezeki yang didapatkan.

Menghalau Berbagai Penyakit

Dalam tradisi Ngayun, salah satu ritual penting berikutnya adalah menempelkan kaki ayam ke tubung sang bayi agar bayi kelak di kemudian hari terhindar dari penyakit yang berbahaya dan menyebabkan penderitaan.

Simbol dari kegiatan tersebut agar penyakit-penyakit yang akan menyerang ke tubuh terlebih dahulu diserap dan dibawa menuju kaki ayam tersebut.

Mendoakan Sang Bayi

tradisi ngayun karawang

Youtube Dinda Elisa ©2020 Merdeka.com

Selanjutnya, dalam prosesi ritual Ngayun sang bayi akan diayun-ayunkan dengan kain untuk menggendong tadi sambal diberi nama sesuai dengan keinginan orang tua.

Setelah prosesi pemberian nama selesai, tokoh agama setempat atau sang dukun bayi tadi akan membacakan doa khusus berupa tahlil yang diiringi oleh kaum pria.

(mdk/nrd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP